Pergantian Kiswah Ka'bah 1 Muharram, Simbol Hijrah dan Harapan Baru
Pergantian Kiswah Ka'bah 1 Muharram menjadi simbol hijrah dan harapan baru umat Islam, disaksikan jutaan jamaah di Masjidil Haram.
Gunung Semeru erupsi disertai guguran awan panas dengan jarak luncur 2,5 km ke arah tenggara atau Besuk Kobokan pada Sabtu (11/4/2026) malam. ANTARA/HO-PVMBG
Harianjogja.com, LUMAJANG — Gunung Semeru kembali erupsi pada Sabtu (11/4/2026) malam, disertai guguran awan panas yang meluncur sejauh 2,5 kilometer ke arah tenggara.
Petugas Pos Pengamatan Semeru, Sigit Rian Alfian, menyebut erupsi terjadi pada pukul 20.47 WIB dengan tinggi kolom letusan mencapai sekitar 1.500 meter di atas puncak.
“Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat laut,” ujarnya dalam laporan tertulis.
Awan Panas Mengarah ke Besuk Kobokan
Letusan tersebut juga disertai guguran awan panas dengan jarak luncur sekitar 2.500 meter menuju kawasan Besuk Kobokan.
Aktivitas erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 241 detik.
Meski demikian, jarak luncur awan panas masih berada dalam zona bahaya dan belum mendekati permukiman warga.
Tercatat 11 Kali Erupsi Sehari
Sepanjang Sabtu, Gunung Semeru tercatat mengalami 11 kali erupsi dengan tinggi letusan berkisar antara 600 meter hingga 1.500 meter di atas puncak.
Erupsi pertama terjadi pada pukul 00.14 WIB, sementara letusan terakhir pada pukul 20.47 WIB disertai awan panas.
Saat ini, status aktivitas vulkanik Semeru berada pada Level III atau Siaga. Masyarakat dilarang beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga radius 13 kilometer dari puncak.
Selain itu, warga juga diminta tidak beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang aliran Besuk Kobokan karena berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 17 kilometer.
Radius aman lainnya adalah lima kilometer dari kawah/puncak karena berisiko terkena lontaran batu pijar.
Potensi Bahaya Lanjutan
Petugas mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, serta aliran lahar di sejumlah aliran sungai yang berhulu dari puncak Semeru.
Beberapa wilayah yang perlu diwaspadai antara lain Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, termasuk anak-anak sungai yang terhubung dengan aliran utama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pergantian Kiswah Ka'bah 1 Muharram menjadi simbol hijrah dan harapan baru umat Islam, disaksikan jutaan jamaah di Masjidil Haram.
Rekomendasi 12 mobil bekas keluarga paling bandel dan murah, mulai Toyota Kijang Kapsul hingga Innova, lengkap dengan kisaran harga dan tips membeli.
Kondisi Alex Marquez terus membaik usai cedera serius di MotoGP Catalunya 2026. Marc Marquez menyebut sang adik sudah mulai berlatih fisik dan siap menuju comeb
WhatsApp mulai menguji fitur panggilan suara dan video grup di WhatsApp Web. Pengguna dapat melakukan panggilan hingga 32 peserta langsung dari browser.
FIFA menyatakan Shaun Evans tidak melanggar aturan disiplin terkait gestur kontroversial di Piala Dunia 2026 meski tetap menuai kritik.
Nagita Slavina dikabarkan menjadi Presiden Persikad Depok. Langkah ini membuka peluang duel menarik melawan RANS Nusantara milik Raffi Ahmad di Championship.