Advertisement

Semeru Erupsi, Awan Panas Meluncur 2,5 Km ke Tenggara

Newswire
Minggu, 12 April 2026 - 04:37 WIB
Abdul Hamied Razak
Semeru Erupsi, Awan Panas Meluncur 2,5 Km ke Tenggara Gunung Semeru erupsi disertai guguran awan panas dengan jarak luncur 2,5 km ke arah tenggara atau Besuk Kobokan pada Sabtu (11/4/2026) malam. ANTARA - HO/PVMBG

Advertisement

Harianjogja.com, LUMAJANG — Gunung Semeru kembali erupsi pada Sabtu (11/4/2026) malam, disertai guguran awan panas yang meluncur sejauh 2,5 kilometer ke arah tenggara.

Petugas Pos Pengamatan Semeru, Sigit Rian Alfian, menyebut erupsi terjadi pada pukul 20.47 WIB dengan tinggi kolom letusan mencapai sekitar 1.500 meter di atas puncak.

Advertisement

“Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat laut,” ujarnya dalam laporan tertulis.

Awan Panas Mengarah ke Besuk Kobokan

Letusan tersebut juga disertai guguran awan panas dengan jarak luncur sekitar 2.500 meter menuju kawasan Besuk Kobokan.

Aktivitas erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 241 detik.

Meski demikian, jarak luncur awan panas masih berada dalam zona bahaya dan belum mendekati permukiman warga.

Tercatat 11 Kali Erupsi Sehari

Sepanjang Sabtu, Gunung Semeru tercatat mengalami 11 kali erupsi dengan tinggi letusan berkisar antara 600 meter hingga 1.500 meter di atas puncak.

Erupsi pertama terjadi pada pukul 00.14 WIB, sementara letusan terakhir pada pukul 20.47 WIB disertai awan panas.

Saat ini, status aktivitas vulkanik Semeru berada pada Level III atau Siaga. Masyarakat dilarang beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga radius 13 kilometer dari puncak.

Selain itu, warga juga diminta tidak beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang aliran Besuk Kobokan karena berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 17 kilometer.

Radius aman lainnya adalah lima kilometer dari kawah/puncak karena berisiko terkena lontaran batu pijar.

Potensi Bahaya Lanjutan

Petugas mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, serta aliran lahar di sejumlah aliran sungai yang berhulu dari puncak Semeru.

Beberapa wilayah yang perlu diwaspadai antara lain Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, termasuk anak-anak sungai yang terhubung dengan aliran utama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Jadwal Bus Wisata Malioboro ke Pantai Gunungkidul Minggu 12 April 2026

Jadwal Bus Wisata Malioboro ke Pantai Gunungkidul Minggu 12 April 2026

Jogja
| Minggu, 12 April 2026, 06:17 WIB

Advertisement

Di Balik Pegunungan Taihang China Berdiri Menara Kembar Memikat

Di Balik Pegunungan Taihang China Berdiri Menara Kembar Memikat

Wisata
| Sabtu, 11 April 2026, 15:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement