13.000 SPPG Terdampak Moratorium, DPR Akan Pertemukan Pengelola dengan BGN
DPR akan mempertemukan pengelola SPPG dengan Kepala BGN Sudaryono pada Senin (5/10) membahas moratorium dapur MBG.
Foto ilustrasi banjir bandang, dibuat menggunakan Artifical Intelligence - Freepik
Harianjogja.com, SUKABUMI—Bencana longsor dan banjir melanda sembilan kecamatan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, akibat hujan intensitas tinggi. BPBD setempat bersama petugas gabungan kini melakukan penanganan darurat dan penyaluran bantuan kepada warga terdampak.
Sejumlah akses jalan kabupaten dan desa dilaporkan tertutup material longsor, bahkan beberapa jembatan penghubung antardesa ambruk sehingga aktivitas warga lumpuh.
Selain merusak permukiman, banjir bandang juga menghancurkan lahan pertanian warga, memaksa sebagian korban mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
Manager Pusat Pengendalian Operasi BPBD Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna mengatakan, pihaknya pada Senin (15/12) malam telah melaporkan langsung perihal kejadian itu kepada Bupati Asep Japar dan unsur terkait lainnya.
Ia menyebutkan bencana di Kecamatan Warungkiara terjadi di Kampung Lio Cilandak RT 05/01 Desa Sirnajaya berupa longsor yang menutupi akses jalan kabupaten. Di Kampung Cigadog RT 02/07 Desa Bantarkalong longsor juga menutup jalan kabupaten di samping jembatan Cimandiri Leuwi Lalay.
"Jembatan Cikolomeran penghubung Desa Hegarmanah-Bantarkalong ambruk, sementara jalan desa di Kampung Bojonghaur ambles. Banjir bandang di Desa Mekarjaya menghancurkan area pertanian sekitar 2 hektare," katanya dilansir Antara, Selasa (16/12/20250.
Di Kecamatan Caringin, longsor terjadi di Kampung Peundeuy RT 03 RW 08 Desa Seuseupan, lalu di Kampung Jaura RT 03 RW 10 Desa Seuseupan saluran irigasi Cibalung jebol dan tidak bisa mengairi lahan kolam dan sawah warga.
Di Kecamatan Cibadak longsor yang terjadi di Kampung Cibatu hilir RT 02/011 Desa Sekarwangi menimpa lima rumah warga, di Kampung Peundeuy RT 03/09 Desa Warnajati juga terjadi longsor dan dua unit rumah terancam.
Di Kecamatan Ciemas longsor terjadi di Kampung Mekarasih RT 05/03 Desa Ciemas sehingga jalan Mekarasih - Pamuyangan tidak dapat dilalui kendaraan dan menimpa satu unit rumah.
Di Kecamatan Cikembar, longsor menyebabkan pergeseran tanah di Kampung Cicatih RT 01/05 Desa Cimanggu, menimpa dua rumah dan harus di relokasi ke tempat aman.
Lalu longsor di Kampung Muara Cisampih RT 003/010 dan Kampung Genteng RT 002/006 Desa Sukamaju Kecamatan Cikembar menimpa rumah warga dan menutup jalur irigasi Cicatih. Longsor juga terjadi Kampung Muara Cisampih RT 003/010 Desa Sukamaju
Di Kecamatan Jampang Tengah longsor menimpa Kampung Pasirmalang RT 001/008 Desa Jampangtengah, Kampung Cibuhung RT 01/02 Desa Mangunjaya, Kampung Cibogo RT 01/12, dan Kampung Cijagung RT 06/11 Desa Bojonggaling, Kampung Citamiang dan Kampung Pasapen Desa Bantargadung, serta Kampung Rawatan RT 05/06 Desa Bantargebang.
Longsor dan banjir juga menimpa Kecamatan Simpenan, yakni di Kampung Sawah Tengah RT 06/15 Desa Cidadap Kecamatan Simpenan. Satu rumah hanyut dan penghuninya mengungsi, sedangkan 15 rumah lainnya terdampak.
Di Kampung Cikadaka RT 03/14 Desa Cidadap banjir juga menimpa 20 rumah dan longsor, lalu di Kampung Babakan Cisarua RT 02/14 Desa Cidadap menimpa 20 rumah, serta juga di Kampung Legok Loa RT 08 dan 09 RW 02 Desa Cibuntu.
Daeng menegaskan bahwa jajarannya dibantu aparat terkait sedang bahu membahu menanggulangi bencana tersebut dan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
DPR akan mempertemukan pengelola SPPG dengan Kepala BGN Sudaryono pada Senin (5/10) membahas moratorium dapur MBG.
Polda Sumut menyita 244 kg sabu dari tiga kasus berbeda di Asahan, Aceh Timur, dan Langkat. Sebanyak sembilan tersangka diamankan.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono meminta warga mewaspadai kebakaran di permukiman padat, terutama saat cuaca panas berkepanjangan.
Polresta Jogja menyatakan dugaan pungli dan pemerasan terhadap Bolosego di Alkid tak memenuhi unsur pidana setelah memeriksa 17 orang.
BGN menemukan yayasan meminta setoran per ompreng kepada mitra MBG. Sudaryono menyebut praktik tersebut bermula dari kepemimpinan sebelumnya.
Kulonprogo mengintegrasikan data pernikahan dan adminduk melalui Kado Nikah serta Bela Akta Pro untuk mempercepat layanan dokumen warga.