Advertisement
Raja Yordania Tawarkan Tiga Proyek Strategis ke Danantara
Kantor Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) di Jl.RP. Soeroso, Menteng, Jakarta. Antara - Muhammad Heriyanto
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Raja Abdullah II menawarkan tiga proyek strategis kepada Danantara, meliputi gas pipanisasi, jalan tol, dan logistik, untuk memperkuat kerja sama investasi Indonesia–Yordania.
"Langsung dari Raja Jordan [Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah Raja Abdullah II bin Al Hussein] juga menyampaikan potensi proyek atau kolaborasi yang ditawarkan kepada kami, kepada Danantara ada di tiga proyek," kata Menteri Investasi dan Hilirisasi/CEO Danantara Rosan Roeslani seusai mendampingi Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah Raja Abdullah II bin Al Hussein di salah satu hotel, Jakarta, Sabtu.
Advertisement
Dia menyebutkan, penawaran tersebut mencakup proyek gas pipanisasi, pembangunan jalan tol, dan sektor logistik yang dinilai selaras dengan portofolio investasi Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).
"Itu ada di tiga proyek, di gas pipanisasi, kemudian ada di toll road atau jalan tol, dan juga logistik," ujar Rosan.
Rosan menjelaskan, Raja Yordania terlebih dahulu meminta gambaran mengenai proyeksi imbal hasil Danantara sebelum akhirnya menyampaikan tiga proyek yang dianggap sesuai dengan karakter investasi lembaga tersebut.
Keselarasan antara profil return Danantara dan potensi proyek dari Yordania menjadi dasar kuat bagi perusahaan untuk mempertimbangkan kolaborasi strategis yang membuka ruang kerja sama ekonomi lebih luas.
"Nah, di tiga proyek itu beliau [Raja Yordania] menawarkan. Dan sebelumnya juga beliau menanya dulu kepada kami, kepada saya, returnnya Danantara seperti apa, ternyata ini masuk dengan returnnya Danantara," jelas Rosan.
Lebih lanjut Rosan mengatakan bahwa penawaran itu juga akan ditindaklanjuti dengan evaluasi mendalam yang dilakukan atas arahan Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap ekspansi investasi yang produktif dan terukur.
"Sehingga beliau menawarkan dan kami akan menindaklanjuti dan juga mengevaluasi dengan blessing (persetujuan) langsung dari Bapak Presiden Prabowo untuk bisa mempelajari proyek yang ditawarkan ini oleh Kerajaan Yordania," ucapnya.
Danantara berencana mengirim tim khusus, guna menelaah lebih detail aspek teknis, finansial, dan implementatif dari setiap proyek yang diajukan Pemerintah Kerajaan Yordania.
Proses peninjauan lapangan tersebut diharapkan menghasilkan kajian komprehensif yang dapat menjadi dasar keputusan strategis Danantara dalam memperkuat kerja sama dengan Yordania sekaligus memperluas jejak investasi internasional.
"Nanti kami akan kirim tim, kita akan kirim tim untuk mulai melihat detailnya dari proyek-proyek ini," kata Rosan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Tol Baru dan Mudik Gratis Gerus Penumpang Terminal Wates Kulonprogo
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Krisis Energi, Purbaya: APBN Belum Diubah, Masih Aman
- Libur Lebaran Ramai, Kamar Hotel DIY Justru Banyak Kosong
- Tak Semua Orang Perlu Multivitamin Ini Kata Ahli Gizi
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- Ambisi Calafiori Bawa Timnas Italia Akhiri Kutukan Absen Piala Dunia
- Satoria Hotel Yogyakarta Hadirkan Paket Halalbihalal Magical Raya
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
Advertisement
Advertisement







