Advertisement
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Hamas vs Israel
Ratusan warga membawa bantuan yang mereka terima dari truk yang memasuki Jalur Gaza utara, di jalan utara Kota Gaza, Palestina (22/6/2025). ANTARA/Xinhua - Rizek Abdeljawad
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menyatakan Indonesia menyambut tercapainya gencatan senjata antara Hamas dengan Israel sebagai langkah baik mengakhiri agresi Zionis Israel di Jalur Gaza yang telah menewaskan puluhan ribu jiwa.
“Saya kira ini merupakan satu langkah maju yang kita sambut dengan baik, dan semoga ini bisa terus berlanjut ke fase-fase berikutnya,” kata Sugiono di Jakarta, Kamis (9/10/2025).
Advertisement
Ditemui seusai melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu Belanda David van Weel di Gedung Pancasila Kemlu RI, Sugiono mengaku pihaknya terus memantau perkembangan terkait gencatan senjata yang tercapai itu.
Ia pun menyatakan bahwa meski kesepakatan mendasar dalam gencatan senjata tersebut sudah tercapai, pembicaraan yang lebih terperinci masih berlangsung. “Sekali lagi, semua detailnya sedang dibicarakan dan dinegosiasikan,” kata Menlu.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Rabu (8/10/2025) mengumumkan bahwa kelompok perjuangan Palestina Hamas dan Zionis Israel telah menandatangani tahap pertama kesepakatan Gaza yang diusulkan AS.
"Saya sangat bangga untuk mengumumkan bahwa Israel dan Hamas telah menyepakati tahap pertama Rencana Perdamaian kami,” kata Trump melalui Truth Social.
Ia mengatakan kondisi ini artinya seluruh sandera akan segera dibebaskan dan Israel akan menarik pasukan mereka ke garis yang telah disepakati sebagai langkah pertama menuju “perdamaian yang kuat, kekal dan abadi”.
Presiden AS juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh mediator, termasuk Turki, "yang telah bekerja bersama dengannya untuk menorehkan peristiwa bersejarah dan belum pernah terjadi sebelumnya ini".
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres pun menyambut baik pengumuman gencatan senjata dan perjanjian pembebasan sandera untuk mengatasi konflik di Jalur Gaza.
"Saya menyambut baik pengumuman perjanjian untuk mengamankan gencatan senjata dan pembebasan sandera di Gaza, berdasarkan usulan yang diajukan oleh @POTUS," ujar Guterres melalui akun resmi di X.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Produksi Sampah di Bantul Naik 8 Persen Selama Libur Lebaran
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Teh Bisa Kehilangan Manfaat Jika Dicampur Ini
- Ratusan Pemudik Pilih Balik Naik Kapal Perang dari Semarang
- Jalur Selat Hormuz Terganggu, Produksi Minyak Kuwait Anjlok Drastis
- Arus Balik Mulai Padat di Bantul, Akses Parangtritis Diatur Satu Arah
- Belajar Daring untuk Hemat Energi, Kualitas Pendidikan Dipertanyakan
- MBG Disorot Akademisi UGM, Muncul Usulan Pangkas Jumlah Penerima
- Anak Balita Tiba-Tiba Menolak Makan, Ini Penyebabnya
Advertisement
Advertisement







