Sawit Hadapi Tantangan Produktivitas dan Kebijakan
“Industri sawit membutuhkan kebijakan yang memperhatikan kepentingan seluruh pemangku kepentingan, termasuk perusahaan, negara, petani, dan masyarakat,"
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berfoto dengan driver Ojol./ Ist
Harianjogja.com, JAKARTA - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyapa warga dan pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Stasiun Gondangdia, Jakarta Pusat, Selasa siang. Tidak hanya itu, Gibran juga membagikan sembako.
dikutip dari laman resmi Wapres.ri.go.id, Kehadiran Wapres ke kawasan Jakarta Pusat itu disambut hangat oleh masyarakat yang sedang beraktivitas di sekitar stasiun.
Pada kesempatan itu, Gibran tampak berbincang dengan para pengemudi ojol, menanyakan kabar, serta memberikan semangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
BACA JUGA: Kejari Bantul Klaim Pulihkan Keuangan Negara Rp1,5 Miliar
Tak hanya itu, Wapres juga menyapa warga sekitar, termasuk pedagang kecil yang mencari nafkah di kawasan tersebut.
Salah satu warga yang berprofesi sebagai penjual kopi keliling mengaku senang mendapat kejutan dikunjungi Wapres.
Dia merasa terbantu setelah menerima bantuan paket sembako yang berisi beras, gula, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Industri sawit membutuhkan kebijakan yang memperhatikan kepentingan seluruh pemangku kepentingan, termasuk perusahaan, negara, petani, dan masyarakat,"
Sebanyak 1,2 juta warga Indonesia turun dari kelas menengah pada 2025. Simak penyebab, data terbaru, dan tanda tekanan finansial.
Mahasiswa asing UGM melihat koleksi naskah kuno DPAD DIY, termasuk manuskrip 1816 beraksara Jawa dan berbahasa Belanda.
Guru Besar UMY Suswanta menjelaskan peran rekam jejak, integritas, dan kepercayaan masyarakat dalam menentukan pilihan pada Pilkades.
PLN menggabungkan PLN Electricity Services dan PLN Nusa Daya menjadi PLN Services. Perusahaan memastikan merger tidak disertai PHK.
Porprov Jateng XVII berlangsung 25–31 Oktober 2026, diikuti 7.999 atlet dari 35 kabupaten/kota sebagai persiapan menuju PON 2028.