Industri hingga UMKM Siap Sambut Wajib Halal Oktober 2026
Industri hingga UMKM dinilai siap menyambut kewajiban sertifikasi halal mulai 18 Oktober 2026 untuk memperkuat ekosistem halal Indonesia.
Beras SPHP. - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mempersilahkan masyarakat untuk menukarkan beras SPHP-nya (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) yang rusak ke Bulog.
“Kalau ditemukan beras yang rusak, tukar saja langsung. Meskipun kemasannya sudah dibuka, berasnya rusak, langsung tukar. Diganti oleh Bulog,” ujar Mentan dalam acara Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Sabtu (30/8/2025).
Amran menjamin semua beras yang diproduksi oleh petani Indonesia berkualitas baik. Oleh karena itu, jika ditemukan permasalahan pada kualitas beras, seperti perubahan warna, bau tidak sedap, hingga kehadiran hama, Amran meyakini permasalahan berada di sisi penyimpanan.
BACA JUGA: Begini Kondisi Markas Polda DIY Seusai Dibakar Massa
“Ini [penukaran beras] diskresi saya sebagai menteri, karena kami produksi semua beras kualitasnya baik. Mungkin penyimpanannya [yang bermasalah],” ujarnya.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyebutkan distribusi beras program SPHP pada 29 Agustus 2025 mencapai 6 ribu ton dalam sehari, sebagai upaya menjaga stabilitas harga beras di pasaran. Ia mengestimasikan total kuantum beras hingga Sabtu pagi mencapai 43.665 ton.
“Sampai dengan pagi hari ini, yang sudah memesan ke Bulog, mengambil beras, totalnya 43.665 ton. Penyaluran hari ini merupakan penyaluran yang tertinggi dari rata-rata realisasi harian kami,” kata Rizal.
Terkait kualitas beras, sebelumnya Pengurus Pusat Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (Perhepi) Khudori menyoroti kualitas beras stok Bulog yang sebagian sudah berusia lebih dari satu tahun. Beras jenis ini berpotensi berbau apek. Selain itu, beras hasil penyerapan dari gabah lokal dengan kualitas beragam juga cenderung tidak tahan lama.
BACA JUGA: Makna Gendhing Raja Manggala, Mengiringi Sultan Jogja Temui Demonstran
Ia menilai ketika pasokan beras di ritel modern menipis, beras SPHP dapat menjadi alternatif. Akan tetapi, kualitasnya harus dipastikan baik, sebab beras SPHP yang berkualitas baik akan lebih mudah diterima oleh pedagang dan konsumen, sehingga memperlancar distribusi dan meningkatkan efektivitas program.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Industri hingga UMKM dinilai siap menyambut kewajiban sertifikasi halal mulai 18 Oktober 2026 untuk memperkuat ekosistem halal Indonesia.
WIG 2026 resmi dibuka di Solo. Solo dan Jogja menjadi pusat rangkaian untuk membawa gastronomi Indonesia menuju pengakuan global.
Musim hujan diperkirakan mundur akibat El Nino. Pakar UGM meminta petani menyesuaikan kalender tanam dan memperkuat diversifikasi pangan.
Wellnesia mengembangkan wellness tourism di Jogja dengan memadukan aktivitas kesehatan, budaya Jawa, komunitas, dan kepedulian terhadap alam.
Kasus tenggelamnya KM Virgo Transport 8 dilimpahkan ke Mabes Polri. Sebanyak 69 orang masih dalam pencarian hingga 28 September 2026.
Taj Yasin mencari terobosan pembiayaan hijau bagi IKM Jateng karena biaya awal teknologi ramah lingkungan masih mahal.