Donald Trump: Terlalu Banyak Hari Libur di AS, Ini Merugikan Negara

Jumali
Jumali Jum'at, 20 Juni 2025 14:17 WIB
Donald Trump: Terlalu Banyak Hari Libur di AS, Ini Merugikan Negara

Donald Trump - Antara

Harianjogja.com, JOGJA—Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuat pernyataan yang kontroversial, karena Amerika dinilai melakukan pemborosan karena terlalu banyak hari libur.

“Kita memiliki terlalu banyak hari libur di AS. Hal ini merugikan negara hingga miliaran dolar karena semuanya tutup. Para pekerja juga tidak senang,” tulis Trump dalam unggahannya di platform media sosial Truth Social dilihat, Jumat (20/6/2025).

“Sebentar lagi setiap hari kerja akan menjadi hari libur. Kita harus berubah jika ingin menjadikan Amerika hebat kembali," ungkapnya.

BACA JUGA: Trump Masih Pikir-Pikir Bantu Israel atau Tidak

Pernyataan tersebut diunggah bertepatan dengan Juneteenth, yang diperingati setiap 19 Juni untuk merayakan emansipasi warga kulit hitam dari perbudakan di AS. Juneteenth dijadikan hari libur federal oleh Presiden Joe Biden pada 2021.

Juneteenth merujuk pada tanggal 19 Juni 1865, ketika pasukan federal tiba di Galveston, Texas, dan mengumumkan berakhirnya perbudakan, lebih dari dua tahun setelah Presiden Abraham Lincoln menandatangani Proklamasi Emansipasi.

Saat ditanya apakah Trump akan memperingati Juneteenth tahun ini, Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengatakan bahwa presiden tidak memiliki agenda resmi.

"Saya tahu ini hari libur federal. Terima kasih kepada semua yang tetap hadir di kantor. Kami masih di sini, bekerja 24/7," ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online