Advertisement
Gunung Kanlaon di Filipina Meletus, Semburkan Abu Setinggi 4 Kilometer
Arsip Foto - Gunung Kanlaon meletus untuk kedua kalinya pada tahun ini memuntahkan abu panas dan gas hingga mencapai ketinggian 3 kilometer ke udara dan memaksa warga mencari tempat berlindung, Senin (9/12/2024). ANTARA/Anadolu/py - am.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Gunung berapi di wilayah tengah Filipina, Gunung Kanlaon, meletus pada Selasa (8/4) pagi dan menyemburkan kolom abu setinggi sekitar 4.000 meter (13.123 kaki) ke udara.
Peristiwa tersebut mendorong otoritas setempat untuk menaikkan status peringatan aktivitas vulkanik.
Advertisement
"Letusan eksplosif sedang berlangsung dari kawah puncak Gunung Kanlaon yang dimulai pukul 05.51 pagi ini," demikian pernyataan Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (PHIVOLCS) melalui unggahan di Facebook.
"Letusan itu menghasilkan kolom abu tebal berbentuk seperti jamur setinggi sekitar 4.000 meter yang bergerak ke arah barat daya," tambahnya.
BACA JUGA: KAI Buka Lowongan Pramugari dan Pramugara, Ini Syarat dan Cara Mendaftarnya
Otoritas penerbangan melarang pesawat terbang melintasi area sekitar gunung tersebut. Media lokal Inquirer.net melaporkan bahwa pihak berwenang juga merekomendasikan evakuasi seluruh penduduk yang tinggal dalam radius 6 kilometer (sekitar 3,7 mil) dari puncak gunung.
Warga diingatkan untuk mewaspadai berbagai potensi bahaya, termasuk letusan eksplosif mendadak, aliran lava, hujan abu, guguran batu, aliran piroklastik, serta kemungkinan banjir lahar saat hujan deras turun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara - Anadolu
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Aktivis KontraS Andrie Yunus Diserang Air Keras di Jakarta
- KPK Ungkap Pembagian Kuota Haji 2024 oleh Yaqut Cholil Qoumas
- Skandal Haji Eks Menag Yaqut: Kode T0, Bayar Rp84 Juta Bisa Berangkat
- Gugatan Kalah, KPK Jebloskan Mantan Menag Yaqut ke Rutan Merah Putih
- Hashim Djojohadikusumo Akan Pimpin Satgas Pembiayaan Taman Nasional
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jelang Lebaran, Kota Jogja Intensifkan Pengawasan Daging Sapi di Pasar
- KPK Sita Aset Rp100 Miliar Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut
- Polda DIY Ungkap 56 Kasus Pekat Selama Operasi Pekat Progo 2026
- Dana Desa di Bantul Dipangkas, Lurah: Infrastruktur Terpaksa Berhenti
- KY Gandeng Media Massa Telusuri Rekam Jejak Calon Hakim Agung 2026
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 13 Maret 2026
- Stuttgart Kalah 1-2 dari Porto di Warnai Blunder dan VAR
Advertisement
Advertisement









