Advertisement
Hoki Group Berbuka Bersama Anak Panti Asuhan Al Dzikro dan Perempuan dengan Persoalan Sosial, Ini Tujuannya
Tri Yusgiyanti saat berbicara di hadapan perempuan PPKS di Balai Perlindungan Rehabilitasi Sosial Wanita (BPRSW) Dinas Sosial DIY di Cokrobedog Sidoarum Godean Sleman, Selasa (25/3 - 2025) Ist
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN–Selain membangun rumah untuk masyarakat, Hoki Group Property menggelar program jalinan kasih sebagai wujud nyata kepedulian pada sesama yang membutuhkan.
Saat mengunjungi Yayasan Al-Dzikro -lembaga sosial yang menangani para yatim piatu, fakir miskin dan para lansia/jompo- CEO Hoki Group Property Tri Yusgiyanti mengatakan, pihaknya terus berusaha menebarkan wujud berkah serta berbagi cinta dengan berbuka bersama. Hal itu, katanya, menjadi komitmennya untuk memberikan makna dari keberlanjutan program Corporate Social Responsibility (CSR).
Advertisement
"Program Hoki Jalinan Kasih ini merupakan implementasi program CSR yang mengintegrasikan kepedulian Hoki Group Property terhadap aspek sosial, lingkungan, dan ekonomi. Aksi ini bukanlah sekadar tindakan sukarela ini adalah tanggung jawab moral dan etis bagi perusahaan untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat di sekitarnya dan lingkungan di mana kami beroperasi," katanya, Selasa (25/3/2025).
BACA JUGA: REI DIY Gelar Pameran Properti di Pakuwon Mall, Transaksi Ditarget Tembus Rp50 Miliar
"Kami terus berupaya berkontribusi pada pembangunan sosial dan lingkungan serta memberi bukti bahwa Hoki Group Properti sebagai entitas yang bertanggung jawab dan peduli, sehingga mampu meningkatkan kepercayaan konsumen serta investor kami," ungkapnya.
Selain di Al Dzikro, Hoki Jalinan Kasih juga mengunjungi warga di Balai Perlindungan Rehabilitasi Sosial Wanita (BPRSW) Dinas Sosial DIY di Cokrobedog Sidoarum Godean Sleman. Hoki ingin terus bersilaturahmi serta ikut berperan aktif berbagi cerita inspirasi sekaligus menjadi support system bagi perempuan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).
Tri memiliki konsern untuk ikut menyuarakan kesetaraan gender kini mencakup isu-isu yang lebih kompleks, seperti kesenjangan upah, kekerasan berbasis gender dan representasi perempuan dalam kepemimpinan. Dia terus mencoba membangun mindset positif bahwa segala cobaan yang sedang menimpa bukan sebuah akhir segalanya.
"Sebaliknya, berbagai macam problematika membantu kita menjadi wanita dengan pribadi yang lebih kuat. Sebagai seorang wanita, saya ingin terlibat dan ikut serta dalam rangka pemberdayaan wanita khususnya para Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) ini," tambahnya.
Tri memahami bahwa perempuan kerap mengalami situasi yang sangat terpuruk dan tertekan. Dukungan moril dan perhatian adalah salah satu upaya penting dan mendasar untuk terus dilakukan bersama dengan BPRSW.
"Inilah saatnya untuk mulai mendengarkaan serta memahami apa yang PPPK rasakan, yang sedang berjuang keluar dari sesuatu yang bersifat traumatis. Mereka semua mengalami saat-saat kesedihan, ketakutan, dan kerentanan. Saling mendukung bukan hanya tentang memberi tangan maupun perhatian, tetapi juga memberikan stimulus keberanian, inspirasi, dan kepercayaan diri, khususnya dari saya seorang perempuan kepada mereka sesama wanita,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Ruang Menteri Ikut Digeledah, Dody Mengaku Tak Tahu Kasusnya
- Pesawat Militer AS Lepas Landas dari Tel Aviv di Tengah Negosiasi Iran
- Prabowo Tegaskan Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
- Poin Taklimat Prabowo : Soroti Krisis Global, Pertahankan BBM Subsidi
- KY Buka Seleksi Hakim Agung 2026, Ini Formasinya
Advertisement
Advertisement
Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten
Advertisement
Berita Populer
- Menkeu Target Tambah Lapisan Cukai Rokok Mulai Mei 2026
- Indonesia ke Final AFF Futsal 2026 usai Tekuk Vietnam 3-2
- Ditekan AS, Presiden Kuba Tegas Tak Akan Mundur
- Galaxy A37 5G Hadir, Andalan Gen Z untuk Ngonten
- Yusril: Kasus Andrie Yunus Tetap di Peradilan Militer
- Koperasi Desa Merah Putih di DIY Belum Optimal, Ini Kendalanya
- Tambang Batu Picu Longsor di Nias Selatan, 1 Korban Jiwa Ditemukan
Advertisement
Advertisement








