Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan, DIY Kebagian 8 Paket
Presiden Prabowo resmikan 1.151 km jalan daerah. DIY kebagian 8 paket proyek untuk dorong ekonomi dan ketahanan pangan.
Livin’ Auto di aplikasi Livin' by Mandiri.ist
Harianjogja.com, JAKARTA–Fitur terbaru Livin’ Auto di aplikasi Livin' by Mandiri dirancang sebagai solusi pembiayaan yang holistik. Fitur ini memudahkan nasabah untuk mewujudkan kendaraan impian dengan proses yang lebih cepat dan mudah.
Direktur Jaringan dan Retail Banking Bank Mandiri Aquarius Rudianto menjelaskan bahwa peluncuran Livin' Auto merupakan bukti nyata dari komitmen Bank Mandiri untuk mendukung kebutuhan nasabah memiliki kendaraan impian cukup dari genggaman.
BACA JUGA: Universitas AKPRIND Hadirkan Trashoo, Solusi Cerdas Pengelolaan Sampah Berbasis Digital
"Livin’ Auto menawarkan tiga keunggulan, yaitu Auto Lengkap Pilihannya, Auto Gampang Kreditnya, dan Auto Tenang Monitor Pembiayaannya," katanya, Jumat (29/11/2024).
Keunggulan yang pertama, Auto Lengkap Pilihannya memungkinkan nasabah untuk menemukan berbagai pilihan kendaraan melalui fitur “Explore”, lengkap dengan detail eksterior, interior, dan spesifikasi, serta menyesuaikan pilihan kendaraan sesuai dengan limit dan anggaran mereka.
Selain itu, tersedia fitur “Simulasi Pinjaman” yang memberikan kemudahan dalam menentukan besaran uang muka, tenor, dan asuransi sesuai kebutuhan, sehingga nasabah dapat menghitung estimasi kredit secara akurat.
"Ditambah dengan suku bunga pinjaman yang kompetitif, nasabah dapat menikmati penawaran yang menarik sehingga Auto Gampang Kreditnya," katanya.
Nasabah juga hanya memerlukan waktu sekitar 30 menit untuk proses pre-check dan tiga jam untuk persetujuan kredit. Kemudahan ini memungkinkan nasabah untuk segera merealisasikan impian mereka memiliki kendaraan hanya dari genggaman, tanpa perlu menunggu lama.
Setelah pengajuan pembiayaan berhasil dikirim, nasabah dapat melakukan tracking melalui fitur “Lacak Status Pengajuan” di Livin’ Auto. Dengan cara ini, nasabah bisa mendapatkan informasi terbaru mengenai proses pembiayaan kendaraan secara real-time, menjadikan prosesnya lebih transparan dan memberikan pengalaman Auto Tenang Monitor Pembiayaan.
BACA JUGA: Blokir Akses ke Judi Online, Kemenkomdigi Gandeng Google dan Meta
“Dengan hadirnya fitur ini, kami tidak hanya berusaha memenuhi kebutuhan finansial nasabah, tetapi juga berkomitmen menjadi pelopor dalam inovasi perbankan digital," ungkapnya.
Fitur ini merupakan langkah strategis untuk membawa Livin’ by Mandiri sebagai beyond super app bidang finansial dan gaya hidup to the next level, yang menggabungkan kemudahan teknologi dengan kebutuhan nyata masyarakat dan menciptakan solusi yang mendukung impian serta aspirasi nasabah.
Dia berharap, fitur Livin’ Auto dapat mengoptimalkan akuisisi Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) dan tentunya terus meningkatkan portfolio Mandiri KKB di tahun 2024. Saat ini, layanan Mandiri KKB sendiri telah menunjukkan pertumbuhan signifikan.
Hingga bulan September 2024, tercatat total pengajuan Mandiri KKB mencapai Rp7,8 triliun, meningkat 7% dibandingkan periode yang sama tahun 2023 sebesar Rp7,3 triliun. Angka ini menunjukkan tingginya kepercayaan nasabah terhadap layanan pembiayaan kendaraan dari Bank Mandiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Presiden Prabowo resmikan 1.151 km jalan daerah. DIY kebagian 8 paket proyek untuk dorong ekonomi dan ketahanan pangan.
Aldila Sutjiadi dan Vera Zvonareva lolos ke semifinal Bad Homburg Open 2026 usai menang telak 6-1, 6-2 atas pasangan Slovenia.
Kawasan kumuh Gunungkidul tercatat 152,6 hektare dan tersebar di Wonosari serta Playen. Penanganan terkendala keterbatasan anggaran.
Festival Dolanan Anak PlayOn 2026 di Museum Benteng Vredeburg hadirkan 15 permainan tradisional dan beragam aktivitas edukatif selama liburan sekolah.
Bahlil mengungkap harga gas industri naik akibat penurunan produksi sumur gas di Jawa Barat. Pemerintah mencari solusi untuk mencegah PHK massal.
OJK mencabut izin usaha BPR Ceper Permata Artha Klaten setelah gagal melakukan penyehatan. Simpanan nasabah dipastikan tetap dijamin LPS.