IHSG Ditutup Melemah 0,43 Persen Ikuti Bursa Asia
IHSG ditutup turun 26,16 poin atau 0,43 persen ke 6.121,70 pada Selasa (29/9/2026), mengikuti pelemahan bursa Asia.
Salah satu embung yang terdapat di IKN.ist/pupr
Harianjogja.com, JAKARTA—Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang saat ini sedang dilakukan tidak hanya merupakan langkah dalam membangun Kaltim, tetapi juga seluruh Indonesia.
Ketua Umum Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (Kaltim) Syaharei Jaang mengatajan pada akhirnya IKN akan menjadi tonggak pembangunan yang adil dan merata di tanah air, yang akan dilanjutkan ke seluruh daerah lainnya.
"Kami sangat menyambut kehadiran IKN ini dengan baik dan sukacita serta harapan," ujar Syaharei dalam diskusi daring bertajuk IKN dan Makna Kemerdekaan di Jakarta, Sabtu (10/8/2024).
BACA JUGA: Sambut HUT RI ke 79, Sejumlah Jalur Tol Akses Menuju IKN Dibuka Secara Fungsional
Dengan adanya pembangunan IKN, ia menuturkan masyarakat di Kaltim maupun Pulau Kalimantan bisa mendapatkan kesempatan yang sama dengan masyarakat di Pulau Jawa, terutama di bidang pendidikan, khususnya pendidikan di lingkungan TNI dan Polri.
Begitu pula, sambung dia, kesempatan bagi masyarakat Kaltim untuk berkarya di lingkungan IKN seperti kementerian dan lembaga, akan lebih terbuka, dan pada akhirnya menular ke berbagai wilayah lain di luar Jawa.
Syaharei menyebutkan saat ibu kota negara berada di Pulau Jawa, masyarakat di Kaltim belum merasa merdeka, baik dari segi infrastruktur, pendidikan, maupun kesempatan lainnya.
"Maka dari itu pembangunan IKN ini menjadi harapan panjang bagi kami untuk ke depannya kalau kita bicara tentang kemerdekaan," ucap dia.
Ia pun merasa kehadiran IKN sebagai anugerah yang luar biasa untuk masyarakat di Kaltim maupun Pulau Kalimantan dan bersyukur Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) berani melakukan pemindahan ibu kota negara ke Kaltim, meskipun dengan berbagai tantangan yang ada.
BACA JUGA: Pemindahan ASN ke IKN Ditarget Bulan Depan
Pemindahan ibu kota negara, sambung dia, sebenarnya bukan direncanakan oleh Presiden Jokowi, melainkan sudah ada sejak zaman Presiden pertama RI Soekarno atau Bung Karno.
Namun, menurutnya, hanya Jokowi yang berhasil memberanikan diri untuk mengeksekusi rencana yang telah disusun oleh para pendiri bangsa Indonesia tersebut. "Ini yang kami lihat, sehingga pembangunan IKN merupakan penghormatan untuk kita semua sebagai bangsa Indonesia," ucap Syaharei menegaskan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
IHSG ditutup turun 26,16 poin atau 0,43 persen ke 6.121,70 pada Selasa (29/9/2026), mengikuti pelemahan bursa Asia.
Sebanyak 17 Taman Budaya dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul di Jogja dalam Temu Karya Taman Budaya Se-Indonesia XXV 2026.
Warga huntap Merapi di Kepuharjo dan Umbulharjo menerima SHM. Sultan HB X meminta sertifikat dijaga dan tidak mudah dilepas.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 30 September 2026 tersedia 12 perjalanan. Cek jam berangkat dari Palur hingga tiba di Jogja.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.