Advertisement

Kidiko, AI Pendamping Belajar Anak Aktif dan Orang Tua Kreatif

Galih Eko Kurniawan
Sabtu, 03 Agustus 2024 - 13:57 WIB
Galih Eko Kurniawan
Kidiko, AI Pendamping Belajar Anak Aktif dan Orang Tua Kreatif Ignatius Kingkin Teja Angkasa menjadi narasumber dalam seminar daring Belajar dengan Kecerdasan Buatan, Anak Aktif, Orang Tua Kreatif di Jogja, Sabtu (3/8/2024). - Harian Jogja - ist

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Hadir sejak Mei 2024 bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional, platform Kidiko hadir sebagai pendamping belajar anak-anak aktif yang didukung peran orang tua yang kreatif.

Kepala Sekolah Kidiko Puri Dian Safitri mengungkapkan Kidiko merupakan platform kecerdasan buatan (AI) yang ditanam di aplikasi obrolan Whatsapp. Ini merupakan pengembangan program Indonesia Terang yang dilakukan PT Tripower Solar Nusantara.

Advertisement

Menggunakan konsep WA grup, (WAG), Kidiko ingin setiap orang bisa menggunakan AI tanpa perlu mengunduh banyak aplikasi. Lewat WAG pula, harapannya bisa lebih banyak menjangkau orang yang memiliki keterbatasan informasi teknologi.

“Kidiko memiliki tingkat keakurasian 80,2 persen dan terus meningkat, setara dengan 90 persen teks yang ditulis manusia. Platform ini juga memiliki kemampuan 14 bahasa daerah di Indonesia yang memungkinkan menjangkau lebih banyak generasi muda yang punya gap komunikasi dengan bahasa Indonesia,” paparnya seusai agenda seminar parenting Belajar dengan Kecerdasan Buatan, Anak Aktif, Orang Tua Kreatif di Jogja, Sabtu (3/8/2024).

Puri meamaparkan Kidiko jadi alat bantu dalam taksonomi Bloom dunia pendidikan. Kidiko akan memperkaya pengalaman setiap siswa, tidak hanya mengingat dan memahami, tapi juga mampu menganalisa bahkan menciptakan solusi atau karya.

Hadir sejak Mei 2024, Kidiko kini telah memfasilitasi lebih dari 40 keluarga di Indonesia melalui paket WA grup privat. Di dalamnya ada mesin AI bernama Dika sebagai teman belajar berbasis AI untuk SD sampai SMP, kemudian Diko untuk SMA sampai kuliah serta Diki untuk kalangan umum.

Narasumber dalam seminar, Ignatius Kingkin Teja Angkasa, menuturkan kecerdasan Buatan yang perkembangannya sangat pesat sejak 2022 menjadi penting dimasukan ke dalam proses pengasuhan orang tua.

Saat ini orang tua dalam mendampingi belajar anak menjadi penting untuk mengetahui tugas-tugas yang bisa didelegasikan kepada AI dalam mendukung proses belajar anak-anak. Dalam taksonomi bloom dunia pendidikan, ada beberapa proses kerangka berpikir yang harus dimiliki seseorang untuk memiliki proses belajar yang kuat.

“Dengan menggabungkan kekuatan AI dan kerangka kerja taksonomi bloom, orang tua dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih personal, efektif dan menyenangkan bagi anak-anak. AI dapat menjadi tutor pribadi yang selalu siap membantu anak-anak mencapai potensi penuh mereka,” tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Bawa Tikar Sendiri di Pantai Krakal Diminta Bayar, Ini Kata Pemkab

Bawa Tikar Sendiri di Pantai Krakal Diminta Bayar, Ini Kata Pemkab

Gunungkidul
| Sabtu, 04 April 2026, 19:17 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement