Basarnas Setop Monitoring KMP Mutiara Sentosa II, 238 Korban Terdata
Basarnas menghentikan monitoring aktif KMP Mutiara Sentosa II setelah empat hari penyisiran. Sebanyak 238 korban dipastikan telah terdata dan dievakuasi.
Arsip foto - Warga berjalan menerobos banjir setelah hujan lebat mengguyur Peshawar, Pakistan, 15 April 2024. ANTARA/Xinhua/Umar Qayyum.
Harianjogja.com, ISLAMABAD - Sedikitnya 168 orang tewas dan lebih dari 140 lainnya luka-luka akibat hujan deras dan banjir di Pakistan dan Afghanistan dalam sepekan terakhir.
Hujan deras berkepanjangan menyebabkan banjir bandang di provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Balochistan, dan Punjab, serta wilayah Jammu dan Kashmir yang dikuasai Pakistan.
Menurut laporan Badan Penanganan Bencana Nasional Pakistan (NDMA), 98 orang tewas dan 89 lainnya terluka di wilayah-wilayah itu akibat tertimpa bangunan yang runtuh oleh banjir.
Banjir besar dan longsor juga merusak jalan dan bangunan di kawasan perbukitan di Khyber Pakhtunkhwa dan Balochistan.
Badan itu juga melaporkan 3.216 rumah rusak, 536 di antaranya hancur.
Dalam pernyataan berbeda, NDMA memperingatkan bahwa hujan masih akan berlangsung hingga 22 April, yang berpotensi menyebabkan banjir di Khyber Pakhtunkhwa dan Balochistan. Hujan deras juga diprediksi terjadi pada 25 hingga 29 April.
"Curah hujan diperkirakan bisa menimbulkan banjir bandang di sejumlah nullah (kanal buatan) di beberapa daerah, di antaranya Khuzdar, Ziarat, Zhob, Sherani, Muslim Bagh, Quetta, Pishin, Kech, Panjgur, Gwadar, dan Turbat," kata badan tersebut.
Untuk mencegah terjadinya korban jiwa, warga Pakistan diimbau untuk menghindari bangunan yang nyaris ambruk dan tidak berkendara atau berjalan kaki di pinggir sungai.
BACA JUGA: Curah Hujan Naik Dua Kali Lipat, Kota Gurun Dubai Dilanda Banjir Besar
Negara tetangga Pakistan, Afghanistan, juga melaporkan hujan deras yang menyebabkan banjir di sejumlah daerah dalam sepekan terakhir.
Setidaknya 70 orang tewas dan 56 lainnya terluka akibat bencana itu, menurut otoritas penanganan bencana Afganistan.
Menurut kantor berita Bakhtar, yang mengutip pemerintah setempat, 2.627 rumah rusak dan lebih dari 600 ekor ternak mati diterjang banjir.
Dinas pengamatan cuaca Afghanistan memperkirakan hujan masih akan berlangsung hingga Minggu (21/4).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Basarnas menghentikan monitoring aktif KMP Mutiara Sentosa II setelah empat hari penyisiran. Sebanyak 238 korban dipastikan telah terdata dan dievakuasi.
Temuan beras fortifikasi tak sesuai standar mendorong Bapanas memperluas pengawasan terhadap 40 merek di 11 provinsi.
Simak harga dan spesifikasi Samsung Galaxy Z Fold8, Z Flip8, dan Z Fold8 Ultra, termasuk layar, kamera, chipset, baterai, dan memori.
Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi 35.936 peserta E-Sports Kapolri Cup 2026 dan menargetkan kenaikan 10 kali lipat.
Kota Magelang dinilai punya potensi menjadi contoh toleransi beragama melalui keberagaman, dialog lintas iman, dan gotong royong.
Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 tidak melintasi Indonesia. Simak waktu puncak GMT dan cara menyaksikannya dengan aman.