Ngaku Polisi, Dua Pria di Banyumas Diduga Peras Remaja
Polresta Banyumas mengungkap kasus pemerasan berkedok anggota polisi terhadap remaja di Desa Pliken dengan dua tersangka.
Minuman keras - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SOLO—Tim Sparta Polresta Solo menangkap sedikitnya empat warga Mojosongo yang pesta minuman keras (miras) hingga mengganggu warga sekitar pada hari pertama Lebaran, Rabu (10/4/2024).
Kasat Samapta Polresta Solo, Kompol Arfian Riski Dwi Wibowo menuturkan anggotanya telah mengamankan empat warga Mojosongo yang sedang pesta miras di JL Buah, Debegan Mojosongo, Kecamatan Jebres.
“Adapun keempat warga yang diamankan adalah inisial SPW, 58; DC, 45; AS, 46; dan ZA,43,” papar Kasat Samapta dikutip dari Solopos.com, Kamis (11/4/2024).
Penangkapan pelaku berawal dari informasi warga di wilayah Debegan Mojosongo ada sekelompok warga yang sedang pesta miras. Mendapatkan Informasi tersebut Tim Sparta langsung menuju ke lokasi yang dimaksud. Sesampainya di sana, mereka langsung menangkap keempat orang tersebut.
Kasat Samapta menambahkan dari lokasi kejadian petugas berhasil menyita barang bukti berupa dua botol air mineral ukuran 1,5 liter berisi ciu, satu botol air mineral ukuran 1,5 liter berisi kluthuk, dan satu botol bir Bintang.
“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya para pelaku dan barang bukti diangkut ke Mako Polresta Solo untuk dilakukan proses sesuai prosedur tipiring,” kata Kasat Samapta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Banyumas mengungkap kasus pemerasan berkedok anggota polisi terhadap remaja di Desa Pliken dengan dua tersangka.
Gempa magnitudo 4,7 mengguncang Pesisir Barat, Lampung, Sabtu dini hari. BMKG mengimbau warga tetap waspada dan mengikuti informasi resmi.
BPOB meluncurkan Land & Legacy Jemparingan di Borobudur Highland sebagai wisata budaya berbasis wellness tourism yang melibatkan masyarakat lokal.
Jadwal SIM Keliling Sleman Kamis 23 Juli 2026 digelar di Sleman City Hall. Simak lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
DPAD DIY dan DPRD DIY menggelar bedah buku di Sleman untuk memperkuat karakter anak, meningkatkan literasi, dan mencegah kenakalan remaja.
Akademisi UMY menilai fenomena bangku kosong SPMB 2026 dipicu faktor demografi dan mutu pendidikan, bukan sekadar popularitas sekolah.