Dinilai Mampu Mandiri, 76 Sekolah di Jawa Tak Lagi Terima MBG
BGN menghentikan Program Makan Bergizi Gratis di 76 sekolah di Pulau Jawa. Anggaran dialihkan untuk balita, ibu hamil, dan wilayah 3T.
Ilustrasi. /Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi peringatan dini potensi gelombang tinggi di 20 perairan Indonesia. Peringatan ini berlaku sejak 3 hingga 5 April 2024.
Situs BMKG menginformasikan gelombang dengan ketinggian berkisar 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi melanda perairan utara Sabang, perairan barat Aceh hingga Kepulauan Mentawai.
Gelombang yang sama juga berpotensi melanda perairan barat Pulau Enggano hingga Bengkulu, perairan barat Lampung, Samudra Hindia barat Sumatera, Selat Sunda bagian selatan dan barat, perairan selatan Banten hingga Pulau Sumba, Selat Bali-Lombok, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu bagian selatan.
Selain itu, gelombang tinggi juga berpotensi melanda perairan Kupang hingga Pulau Rotte, Samudra Hindia Selatan Banten hingga NTT, Laut Sulawesi, perairan Bitung Kepulauan Sitaro, Laut Maluku bagian Utara, perairan Kepulauan Sangihe hingga Kepulauan Talaud, perairan Utara Halmahera, Laur Halmahera, perairan utara Papua Barat hingga Papua, Samudra Pasifik Utara Halmahera hingga Papua.
BMKG menjelaskan kondisi itu dipicu pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari utara - timur laut dengan kecepatan angin berkisar 6 hingga 20 knot. Sementara di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari timur tenggara dengan kecepatan angin berkisar 4 hingga 25 knot.
Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan Kupang hingga Pulau Rotte, Laut Sulawesi, Perairan Kepulauan Sangihe - Talaud, dan Laut Maluku.
BACA JUGA: Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jogja Hari Ini, Rabu 3 April 2024
Sebelumnya, Kepala Pusat Pengendalian Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Bambang Surya Putra menyebut potensi gelombang tinggi terjadi pada fase mudik Idul Fitri 1445 Hijriah/2024 Masehi.
"Perlu diwaspadai pada daerah pantai utara Pulau Jawa dan juga pada daerah pantai selatan diperkirakan akan mengalami gelombang pasang," katanya.
Sejumlah daerah rawan gangguan rob, di antaranya wilayah pesisir di Sukabumi, Jawa Barat, dan Pandeglang, Banten. Selain itu, kerawanan juga berpeluang terjadi di Semarang, Cirebon, Indramayu, Cilacap, Pacitan, dan Kebumen.
Bambang mengimbau masyarakat untuk memperhatikan waktu keberangkatan mudik maupun aktivitas melaut dengan memperhatikan penyampaian informasi melalui kanal resmi BMKG.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BGN menghentikan Program Makan Bergizi Gratis di 76 sekolah di Pulau Jawa. Anggaran dialihkan untuk balita, ibu hamil, dan wilayah 3T.
Jadwal SIM keliling Bantul Juni 2026 lengkap lokasi, jam layanan, syarat, dan biaya. Kuota terbatas, warga diminta datang lebih awal.
Cek jadwal KA Bandara YIA Jogja 20 Juni 2026 lengkap rute reguler dan Xpress. Pilihan cepat, nyaman, dan tepat waktu ke bandara.
Jadwal SIM keliling Sleman 20 Juni 2026 lengkap. Ada Simeru malam, cek lokasi, syarat, dan biaya perpanjangan SIM terbaru.
Jadwal pemadaman listrik Gunungkidul 20 Juni 2026. Cek wilayah terdampak dan jam padam PLN Wonosari hari ini.
Jadwal SIM keliling Kulonprogo 20 Juni 2026 lengkap. Ada layanan malam Simenor, cek lokasi, syarat, dan biaya terbaru.