Kemenhub: Penyebab Kecelakaan ATR 42-500 Belum Bisa Disimpulkan
Kemenhub menegaskan penyebab kecelakaan pesawat ATR 42-500 belum dapat disimpulkan dan masih menunggu hasil resmi investigasi KNKT.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto / Ist
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengungkapkan daftar penerima makan siang gratis yang akan diselenggarakan pemerintah.
Daftar penerima makan siang gratis ini menjangkau 70,5 juta orang yang mencakup bayi di bawah lima tahun (balita) hingga siswa sekolah menengah pertama (SMP).
Airlangga menyebutkan pada dasarnya pemerintah telah memiliki jumlah penerima yang pasti. Begitu pula anggaran yang diperlukan.
Daftar calon penerima makan siang gratis itu berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) ada 22,3 juta balita; 7,7 juta siswa taman kanan-kanak (TK); sebayak 28 juta siswa Sekolah Dasar (SD) serta 12,5 juta siswa SMP.
“SD ada 28 juta termasuk MI [Madrasah Ibtidaiyah] dan SMP 12,5 juta dari angka tersebut kami bisa hitung anggarannya,” ujarnya kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Senin (26/2/2024).
Meski demikian, jumlah tersebut belum termasuk ibu hamil dan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Pasalnya, mengacu dokumen Visi, Misi, dan Program Prabowo-Gibran, memberi makan siang dan susu gratis di sekolah serta bantuan gizi untuk balita dan ibu hamil menjadi program utama hasil terbaik cepat dalam mengatasi stunting.
“Hal ini dilakukan dengan memberikan makan siang harian kepada siswa pra- sekolah, SD, sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), dan pesantren. Bantuan gizi diberikan kepada ibu hamil dan balita di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kesehatan dan membantu ekonomi keluarga,” tulis dokumen tersebut.
BACA JUGA: Program Makan Siang Gratis untuk Anak SD-SMA Bantu Ibu Rumah Tangga
Dalam kesempatan terpisah Airlangga memastikan anggaran program makan siang gratis milik calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, yang unggul dalam hitung cepat, akan masuk dalam APBN 2025.
Rencananya, program makan siang gratis yang anggaran diperkirakan mencapai Rp400 triliun akan direalisasikan secara bertahap hingga 2029.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Kemenhub menegaskan penyebab kecelakaan pesawat ATR 42-500 belum dapat disimpulkan dan masih menunggu hasil resmi investigasi KNKT.
Primbon Jawa menyebut Minggu Wage menjadi hari pantangan bagi weton Kamis Legi dan Kamis Pahing untuk acara penting.
Tanggal 17 Mei diperingati sebagai Hari Buku Nasional, Hari Hipertensi Sedunia, dan Hari Telekomunikasi Sedunia. Berikut maknanya.
Beragam acara seru digelar di Jogja Minggu 17 Mei 2026, mulai wisata budaya, pameran seni, pesta buku hingga expo kendaraan listrik.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa