Advertisement
Ide Ganjar Luncurkan Duta Besar Siber Dianggap Cerdas, Nadia: Masyarakat Jadi Aman Berinternet
Ganjar Pranowo / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Pegiat media sosial (medsos), Nadia Kristiana, lewat akun Youtube @GaspolTV menyorot program capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo, untuk peningkatan keamanan internet dengan membentuk duta besar siber bagi Indonesia.
Hal tersebut merupakan salah satu strategi pasangan Ganjar-Mahfud dalam menangkal dan menangani serangan siber.
Advertisement
Dirinya bahkan menegaskan, bahwa pengamanan di kepolisian perlu ditingkatkan, apalagi institusi siber. Institusi tersebut juga harus dipimpin oleh jenderal bintang tiga. Bahkan, dia menegaskan Indonesia membutuhkan peran Duta Besar Siber.
BACA JUGA: Puan Sebut Kubu Ganjar-Mahfud Sudah Komunikasi dengan Anies-Cak Imin soal Pasca Coblosan
“Itu merupakan ide yang cemerlang. Ganjar sangat memahami persoalan, utamanya saat ini adalah kejahatan siber bahkan angkanya terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Padahal kita hidup di dunia digital maka pengamanan siber adalah prioritas yang mesti dilakukan,” katanya.
“Pencurian data pribadi misalnya, ini sangat mengkhawatirkan karena bisa digunakan untuk penipuan, pemerasan, atau bahkan doksing untuk mempermalukan korban,” imbuhnya.
Nadia juga mengatakan, gagasan Ganjar soal peningkatan pengamanan tersebut pun jelas adalah dengan penguatan Badan Siber dan Sandi Negara atau BSSN. Dirinya bahkan menawarkan duta besar siber untuk fokus terhadap sistem keamanan.
“Ganjar ini bukan hanya memahami persoalan, namun juga memberikan sentuhan vision dan yang terpenting dari semuanya itu masyarakat jadi aman, dan internet untuk belajar dan mengembangkan potensi diri,” katanya.
BACA JUGA: Sekjen PDIP Sebut Banyak Pj Kepala Daerah Dicopot karena Tak Dukung Capres 02
Nadia menegaskan, Indonesia nantinya harus mampu membaca arah perkembangan zaman dan segera menyiapkan respon dan mitigasi risiko. Karena hal itu, di tengah kemajuan teknologi dan terbukanya ancaman serangan digital saat ini, Indonesia nantinya harus punya pihak yang berkompeten untuk menangani hal tersebut.
Peran duta besar siber bisa menjadi penting sebagai bagian dari upaya meningkatkan kekuatan pertahanan dalam negeri. Juga sebagai langkah konkret untuk merespons perubahan dunia yang serbadigital.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
- Pendatang ke Jakarta Didominasi Usia Produktif Minim Keterampilan
Advertisement
Biaya Hidup Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
Advertisement
Advertisement








