Jalan Nasional Jateng-DIY Siap Sambut Mudik Lebaran 2026
BBPJN memastikan 1.888 km jalan nasional di Jateng–DIY siap dilalui pemudik Lebaran 2026 meski terdapat puluhan titik rawan kemacetan dan bencana.
Gerbang Tol Kuala Bingai/Hutama Karya
Harianjogja.com, JAKARTA—PT Hutama Karya (Persero) akan menutup kembali jalan tol fungsional ruas Tol Binjai-Langsa seksi Kuala Bingai-Tanjung Pura pada 10 Januari 2024.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Tjahjo Purnomo mengungkapkan, perpanjangan pengoperasian tol fungsional Kuala Bingai - Tanjung Pura dilakukan karena masih tingginya trafik kendaraan yang diperkirakan bakal melintas.
“Khusus tol ini diperpanjang pengoperasiannya karena diperkirakan trafik masih cukup tinggi dan banyak kendaraan yang masih belum kembali ke tempat asal sehingga untuk mengantisipasi kemacetan yang ada di jalan lintas, tol ini masih akan dioperasikan secara fungsional," jelasnya dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (7/1/2024).
Tjahjo menjelaskan, selama periode libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru), terhitung sejak periode 23 Desember 2023 - 1 Januari 2024, Jalan Tol Kuala Bingai - Tanjung Pura dilintasi lebih dari 48.000 kendaraan.
Sementara itu, hingga 3 Januari 2024, jalan tol fungsional yang merupakan bagian dari Tol Binjai - Langsa Seksi 3 ini tercatat telah dilalui oleh sebanyak 62.216 kendaraan.
"Pada Tol Kuala Bingai – Tanjung Pura juga tidak ditemukan kecelakaan atau fatalitas yang terjadi selama dibuka secara fungsional," tambah Tjahjo.
BACA JUGA: Besok, Tol Pamulang-Cinere-Raya Bogor Diresmikan Jokowi
Jalan Tol Binjai - Langsa memiliki total panjang 130,9 kilometer. Jalan tol ini merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) yang memiliki dua seksi.
Seksi 1 Binjai-Pangkalan Brandan sepanjang 64,70 kilometer (km), sedangkan Seksi 2 mencakup ruas Pangkalan Brandan - Langsa sepanjang 66,20 km.
Sebelumnya, Hutama Karya telah terlebih dahulu mengoperasikan Jalan Tol Binjai - Langsa Seksi Binjai - Stabat sepanjang 11,8 km pada 11 Februari 2022 lalu. Jalan Tol Binjai - Langsa dikelola oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Hutama Karya (Persero) dengan nilai investasi senilai Rp23,35 triliun.
Nantinya, jalan tol ini akan memiliki lima buah simpang susun, yakni Simpang Susun (SS) Langsa, SS Kuala Simpang, SS Pangkalan Brandan, SS Tanjung Pura, dan SS Stabat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
BBPJN memastikan 1.888 km jalan nasional di Jateng–DIY siap dilalui pemudik Lebaran 2026 meski terdapat puluhan titik rawan kemacetan dan bencana.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan akan menindak tegas pengusaha tambang yang merusak lingkungan dan melanggar aturan konservasi.
Kemlu RI mengonfirmasi tujuh WNI tewas akibat kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia. Tujuh korban lainnya masih dicari.
Pemerintah menyiapkan aturan KPR tenor 40 tahun agar cicilan rumah lebih ringan dan akses rumah murah semakin mudah dijangkau masyarakat.
Bahlil Lahadalia mengaku sudah menjelaskan aturan baru harga patokan mineral kepada investor dan Kedubes China di tengah kekhawatiran regulasi tambang.
DPRD DIY menyoroti indikator kinerja daerah yang baru 40 persen meski ekonomi DIY tumbuh dan angka kemiskinan menurun.