FWA 5G Jadi Peluang Baru Internet Rumah, Mampukah Geser FTTH?
FWA 5G diprediksi menjadi mesin pertumbuhan baru internet rumah di Indonesia dengan kualitas mendekati FTTH dan menjangkau wilayah minim fiber.
Bank peserta LPS - ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, JAKARTA— Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) telah membayarkan total Rp285,8 miliar pembayaran klaim penjaminan simpanan nasabah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Karya Remaja Indramayu pada 1 November 2023.
Pembayaran tersebut dilakukan dalam tiga tahap yakni tahap pertama pada 19 September dan 21 September 2023 dengan nominal masing-masing Rp82,77 miliar dan Rp45,82 miliar. Kemudian tahap kedua pada 11 Oktober yakni Rp94,4 miliar serta Rp33,44 miliar pada 20 Oktober 2023.
BACA JUGA: Hasil Survei Populi Center, Gibran Mampu Naikkan Popularitas dan Elektabilitas Prabowo
Terakhir, tahap ketiga yakni pada 24 Oktober dengan jumlah Rp23,6 miliar serta Rp5,7 miliar pada 1 November. Total Rp285,8 miliar telah disetorkan kepada Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang ditunjuk menjadi bank pembayar untuk pencairan dana nasabah.
Direktur Eksekutif Klaim dan Resolusi Bank Suwandi mengungkapkan saat ini uang tersebut telah dicairkan kepada 6.493 rekening atau 26%. Adapun yang belum dicairkan mencapai 74% yakni 18.683 rekening.
“Saat ini progres pencairannya 26% yang belum cair 74% [rekening],” kata Suwandi dalam Media Gathering LPS, Kamis (9/11/2023).
Sementara itu dari sisi nominal yang telah dicairkan mencapai 86% dari total Rp285,8 miliar yakni Rp245,71 miliar. Suwandi menyebutkan masih ada sekitar 14% atau Rp40,17 miliar uang yang masih berada di BRI. Dia pun mengingatkan nasabah terkait dengan tenggat waktu pengambilan klaim.
"Uang masih di sana [BRI] karena nasabah belum ngambil. Jangka paling lama itu lima tahun setelah lima tahun kadaluarsa. Mereka tidak berhak lagi mendapatkan pembayaran dari LPS,” ungkapnya.
BACA JUGA: KPK: Wamenkumham Eddy Hiariej Tersangka Kasus Suap
Suwandi mengatakan pencairan dana tersebut terhubung dengan database LPS, sehingga pihaknya bisa memantau nasabah mana yang telah mencairkan dananya. BPR Karya Remaja Indramayu telah dicabut izin usahanya oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 12 September 2023.
Setelah izin usaha dicabut, LPS kemudian mengambil alih dan menjalankan segala hak dan wewenang pemegang saham, termasuk hak dan wewenang RUPS bank. LPS lalu membentuk tim likuidasi yang melaksanakan proses likuidasi BPR KRI dan menyelesaikan hal-hal yang berkaitan dengan pembubaran badan hukum. Pengawasan pelaksanaan likuidasi BPR KRI dilakukan oleh LPS.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
FWA 5G diprediksi menjadi mesin pertumbuhan baru internet rumah di Indonesia dengan kualitas mendekati FTTH dan menjangkau wilayah minim fiber.
BPOM menemukan 14 kosmetik berbahaya mengandung merkuri, hidrokuinon hingga asam retinoat. Berikut daftar produk dan risiko kesehatannya.
Tangis haru pecah di Sekolah Rakyat Sragen saat seorang ibu buruh menyampaikan harapan agar anaknya memiliki masa depan lebih baik melalui pendidikan.
AT&T Stadium di Arlington, Texas, menjadi tuan rumah semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis vs Spanyol. Simak profil dan sejarahnya.
Pemerintah meluncurkan program sertifikat tanah gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Simak tiga kelompok penerima dan kriterianya.
Polresta Padang memeriksa siswa 17 tahun yang diduga merakit bom usai ledakan di MAN 3 Padang. Pemeriksaan dilakukan bersama Densus 88.