Duka Budaya! Pelestari Wayang Kertas Legendaris Mbah Brambang Wafat
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
Ilustrasi - Pengemis/Kemsos.go.id
Harianjogja.com, JAKARTA—Bharat Jain dari India menjadi pengemis terkaya di dunia. Dia memiliki kekayaan bersih nyaris Rp15 miliar.
Dilansir dari Financial Express, Kamis (20/7/2023), perjalanan Bharat Jain dari yang sederhana hingga menjadi pengemis kaya raya sungguh luar biasa.
Lahir dari keluarga yang terbatas secara finansial, dia tidak dapat mengejar pendidikan formal, yang membatasi prospeknya untuk mendapatkan pekerjaan yang stabil.
Terlepas dari kendala ini, Bharat Jain berhasil menciptakan kehidupan untuk dirinya dan keluarganya melalui profesinya yang tidak lazim.
Dengan kekayaan bersih US$1 juta atau sekitar Rp15 miliar, pendapatan Bharat Jain dari mengemis sangatlah banyak. Penghasilan bulanannya berkisar antara Rs60.000-Rs75.000 atau sekitar Rp10 juta hingga Rp 13 juta.
Baca juga: Kepala Dinas Krido Tersangka Tanah Kas Desa, Sultan Jogja: Dia Tega, Saya Juga Tega
Dia menginvestasikan hasil mengemisnya di bidang real estate. Dia juga memiliki flat dua kamar tidur di Mumbai dan dua toko di Thane yang menghasilkan pendapatan sewa bulanan sebesar Rs30.000 atau sekitar Rp5 juta.
Dalam rentang waktu 10 hingga 12 jam, dia berhasil mengumpulkan sekitar Rp450.000 hingga Rp500.000 per hari.
Bharat Jain adalah pria yang sudah menikah dan ayah dari dua putra. Dedikasinya untuk memastikan anak-anaknya mengenyam pendidikan patut diacungi jempol dan keduanya berhasil menyelesaikan studinya. Pencapaian ini merupakan bukti ketangguhan Bharat Jain dan tekadnya untuk memutus lingkaran kemiskinan.
Terlepas dari kekayaannya yang besar dan sumber pendapatan alternatifnya, Bharat Jain terus terlihat mengemis di jalanan Mumbai. Pilihannya untuk bertahan dalam pekerjaan ini, terlepas dari permintaan anggota keluarganya, cukup membingungkan.
Banyak yang berpendapat bahwa dedikasinya untuk mengemis didorong oleh kombinasi kebiasaan, rasa kebersamaan dengan sesama pengemis, dan kepuasan emosional yang dia peroleh dari interaksinya dengan orang-orang yang memberinya sedekah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
Surplus perdagangan DIY naik menjadi US$99,96 juta pada triwulan I 2026 meski ekspor dan impor melemah akibat tekanan ekonomi global.
Ratusan unit properti dipamerkan kepada para agen properti, investor, hingga para broker dalam acara bertajuk Mandiri Lelang Festival (MLF) 2026
Ghost In The Cell karya Joko Anwar sukses menembus 3 juta penonton di bioskop dan tetap kuat di tengah persaingan film baru Indonesia.
Cara membuat status WhatsApp pakai lagu kini makin mudah lewat fitur musik resmi, Spotify, hingga Instagram Stories. Simak tips agar audio tetap jernih.
Honda mengurangi ambisi kendaraan listrik dan kini fokus besar pada mobil hybrid setelah mengalami kerugian Rp47 triliun akibat proyek EV.