Advertisement
Proyek Kereta Cepat Kuala Lumpur-Singapura Dilanjutkan, Malaysia Cari Investor
Teknisi memeriksa kereta peluru CRH 380A di Nanchang, ibukota Jiangxi, Tiongkok Timur, 15 Mei 2014. - Xinhua/chinadaily.com.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA–Malaysia sedang mencari investor dari perusahaan-perusahaan swasta untuk membangun proyek kereta api berkecepatan tinggi antara Kuala Lumpur dan Singapura.
Melansir Reuters, Rabu (12/7/2023), Malaysia dan Singapura sebelumnya membatalkan rencana untuk membangun jalur kereta api cepat sepanjang 350 kilometer yang menghubungkan kedua negara.
Advertisement
Penyebabnya, kedua negara itu gagal menyepakati beberapa perubahan yang diusulkan untuk proyek tersebut. Proyek bernilai miliaran dolar ini akhirnya dibatalkan lebih dari dua tahun yang lalu.
BACA JUGA:Â Kereta Cepat Lewat Jogja, Sultan: Perhatikan Jarak Rel dengan Pemukiman Warga
Pada saat itu, proyek ini diperkirakan menelan biaya sekitar US$17 miliar atau Rp257 triliun dan perusahaan-perusahaan dari China, Jepang, Korea Selatan dan Eropa telah menyatakan ketertarikan mereka untuk membangun, mengoperasikan, dan membiayai aset-aset kereta api cepat tersebut.
Dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa, BUMN Malaysia yang bertanggung jawab atas proyek ini, MyHSR Corp, mengajak sektor swasta untuk mengajukan proposal pengembangan dan operasional proyek Kuala Lumpur-Singapore High Speed Rail (HSR) melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
MyHSR mengundang perusahaan dan konsorsium lokal dan internasional untuk mengajukan proposal.
"(Proses ini) menandai inisiatif pemerintah untuk mengaktifkan kembali proyek ini melalui mekanisme pendanaan baru dan model implementasi dalam upaya untuk lebih meningkatkan infrastruktur transportasi kereta api dan untuk menyegarkan perekonomian nasional," demikian menurut pernyataan MyHSR.
Kementerian transportasi Singapura belum memberikan komentar mengenai rencana ini. Singapura mengindikasikan tahun lalu bahwa negara ini terbuka terhadap proposal baru dari Malaysia untuk proyek ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Bos Mossad ke AS, Konsultasi Soal Iran dan Potensi Serangan
- BRIN Jelaskan Penyebab Sinkhole Marak di Indonesia
- OKI Kecam Penyerbuan Masjid Al Aqsa oleh Pejabat Israel
- Prancis Tegaskan Greenland Bukan Milik AS di Tengah Klaim Trump
- Akun Instagram Laras Faizati Dimusnahkan, iPhone 16 Disita Pengadilan
Advertisement
Program Sapa Bantul Sasar Bantuan Pangan untuk 1.000 Keluarga Miskin
Advertisement
Museum Iptek Hainan Dibuka, Tawarkan Wisata Sains Imersif
Advertisement
Berita Populer
- Sering Membunyikan Leher, Waspadai Dampaknya bagi Arteri dan Otak
- Prancis Tegaskan Greenland Bukan Milik AS di Tengah Klaim Trump
- Banjir Kudus, BNPB Buka Akses Bantuan Pangan dan Logistik Pengungsi
- Polda Metro Jaya Hentikan 2 Perkara Ijazah Jokowi lewat Restoratif
- Eko Suwanto: Dana Stunting Jogja 2026 Naik Rp120 Juta per Kelurahan
- Harga Tanah Tinggi, Rumah Subsidi FLPP di DIY Kian Sulit Dibangun
- Serat Jadi Kunci Umur Panjang, Bukan Hanya Protein
Advertisement
Advertisement



