Pantura Jawa Terancam Turun Dua Meter, Giant Sea Wall Jadi Prioritas
Pembangunan Giant Sea Wall di Pantura Jawa terus dimatangkan untuk mengatasi banjir rob dan penurunan muka tanah serta melindungi pusat ekonomi nasional.
Antrean kendaraan memadati jalur puncak Simpang Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/4)./JIBI-Nurul Hidayat
Harianjogja.com, JAKARTA—Enam proyek jalan tol siap masuk tahap persiapan lelang pada 2024. Keenam proyek tersebut diperkirakan mencapai nilai investasi hampir Rp50 triliun.
Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR, Herry Trisaputra Zuna menuturkan bahwa total nilai investasi dari ke-6 jalan tol tersebut diperkirakan tembus Rp49,47 triliun.
"Sektor jalan dan jembatan penyiapan ada 6 proyek dengan perkiraan investasi Rp49,47 triliun," jelasnya dalam agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi V DPR di Jakarta, seperti dikutip dari Bisnis.com-jaringan Harianjogja.com, Selasa (11/7/2023).
Secara lebih rinci, ke enam proyek tersebut adalah Jalan Tol Malang - Kepanjen sepanjang 29,78 km dengan nilai investasi Rp10,04 triliun. PUPR menargetkan prakualifikasi proyek ini rampung pada kuartal I/2025.
Baca juga: Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah, Disdikpora DIY Melarang Perpeloncoan
Kedua, Jalan Tol Lingkar Selatan Bandung yang akan membentang sepanjang 46,2 km dengan total nilai investasi 20,24 triliun. Ketiga, Jalan Tol Kohod (Pakuhaji) - Lebakwangi (Neglasari) sepanjang 12,24 km dengan total nilai investasi Rp5,45 triliun.
Selanjutnya, Jalan Tol Pluit - Cengkareng dengan panjang 12 km senilai Rp8,42 triliun. Kelima, Jalan Tol Sadang Extension sepanjang 21,15 km senilai Rp5,32 triliun menghubungkan 4 ruas tol Japek II Selatan dengan tol Cipularang, Cipali, dan Akses Patimban.
Adapun, untuk Jalan Tol Puncak dilaporkan total ruasnya akan mencapai 50,09 km. Hanya saja, nilai investasinya hingga saat ini masih dalam perhitungan.
Diberitakan sebelumnya, Kementerian PUPR mengatakan rencana pembangunan Jalan Tol Caringin-Puncak-Cianjur sampai saat ini masih dalam tahap pengkajian oleh investor.
Direktur Jalan Bebas Hambatan Direktorat Jenderal Bina Marga, Triono Junoasmono, mengatakan Jalan Tol Puncak dapat mengurangi kemacetan di ruas jalur Puncak saat ini.
Adapun, pemerintah telah menyetujui usulan tersebut dan mendukung proses studi kelayakan atau Feasibility Study (FS) yang tengah berjalan saat ini.
"Perkiraan sementara kalau kami lihat dari hasil yang sedang mereka kaji itu sekitar Rp25 triliun itu jadi cukup besar makanya ini dibagi menjadi ke berbagai seksi dan tahapan," kata Triono di Jakarta, Rabu (10/5/2023).
Jalan Tol Puncak
Dia menuturkan, Jalan Tol Puncak diprediksi akan terbentang sepanjang 52 km dan terbagi menjadi 5 seksi. Tol Puncak akan terkoneksi dengan tol eksisting yakni Tol Bocimi yang akan disambungkan ke Cianjur.
Namun, untuk saat ini PUPR masih menunggu hasil kelayakan studi dan rencana tahapan pembangunan Tol Puncak. Adapun, rencana tahapan pembangunannya yaitu dari Caringin-Cisarua-Gunung Mas sepanjang 18 km.
Sementara itu, sisa ruas jalan tol akan dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya. "Panjangnya sekitar 52 km dari Caringin menuju Cianjur dan nanti Caringin itu dari Tol Bocimi nanti akan kami sodet jadi ada lanjutan dari Bocimi menuju ke Cianjur," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Pembangunan Giant Sea Wall di Pantura Jawa terus dimatangkan untuk mengatasi banjir rob dan penurunan muka tanah serta melindungi pusat ekonomi nasional.
Tito Karnavian menegaskan larangan membuka lahan dengan cara membakar tanpa kecuali melalui Instruksi Mendagri Nomor 1 Tahun 2026.
Isi chat dugaan cashback Rp4.000 per kilogram pengadaan telur SPPG di Sukoharjo viral. BGN akan mengecek dugaan tersebut.
OIKN meminta warga melaporkan titik api di IKN melalui aplikasi IKNOW di tengah ancaman karhutla akibat fenomena El Nino.
Bareskrim menyebut 72 tersangka karhutla diduga sengaja membakar hutan dan lahan untuk membuka perkebunan sawit.
TNI AU dan BNPB mengevakuasi korban gempa NTT dengan helikopter. TNI AL juga melakukan operasi medis di KRI dr. Soeharso-990.