Advertisement
Jaringan Listrik Terdampak Lahar Hujan Semeru Kembali Normal
Jaringan listrik di Desa Tumpeng, Kecamatan Candipuro kembali menyala setelah dilakukan perbaikan jaringan listrik oleh PLN, Sabtu (8/7/2023) malam. ANTARA - HO/PLN Jatim.
Advertisement
Harianjogja.com, LUMAJANG—Jaringan listrik rumah warga yang terdampak lahar hujan Gunung Semeru di Desa Tumpeng, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur kembali normal. Pemulihan jaringan listrik ini setelah PT PLN intens melakukan perbaikan di wilayah tersebut.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur Lasiran mengatakan sebanyak 134 gardu distribusi yang menyuplai 34.783 pelanggan telah beroperasi kembali setelah sebelumnya 78 personel gabungan yang dilengkapi dengan crane berjibaku melakukan pemulihan jaringan listrik di wilayah terdampak banjir lahar dingin Semeru.
Advertisement
BACA JUGA: Banjir Lahar Hujan Semeru, Disdik Siapkan Sekolah Sementara Bagi Pengungsi
"Alhamdulillah, lebih cepat dari perkiraan, berkat kolaborasi dan dukungan penuh dari Gubernur Jawa Timur, Forkopimda Lumajang hingga masyarakat. PLN berhasil memulihkan 100 persen pasokan listrik di wilayah terdampak banjir bandang," katanya dalam keterangan tertulisnya, Minggu (9/7/2023)
Selain itu, lanjut dia, PLN terus menggulirkan bantuan makanan, pakaian, kasur lipat, kebutuhan bayi hingga peralatan mandi di dua lokasi pengungsian yang berada di Desa Tumpeng dan Desa Jarit.
"Kami tetap mengimbau masyarakat agar waspada dan melaporkan potensi bahaya kelistrikan setelah banjir lahar dingin Semeru agar dipastikan instalasi di rumah kering dan aman untuk dinyalakan kembali," katanya.
Banjir lahar hujan Semeru menyebabkan jembatan Kalimujur jebol dan mengakibatkan enam buah tiang Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) hanyut dan patah karena diguyur hujan deras yang menyebabkan bencana alam tanah longsor disusul banjir bandang lahar dingin Gunung Semeru.
Akibat peristiwa tersebut, sebanyak 134 gardu yang menyuplai 34.783 pelanggan di sejumlah wilayah di Kecamatan Pronojiwo dan Ampelgading terdampak yang menyebabkan pemadaman listrik. Untuk itu, PLN gerak cepat menurunkan 70 personel gabungan, 4 unit mobil crane dan 9 mobil teknik untuk melokalisasi wilayah padam dan melakukan perbaikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Lonjakan Kendaraan Arus Balik, Rest Area di Tol Ini Ditutup
- Listrik Kuba Kembali Padam Saat Tekanan Krisis Energi Meningkat
- Ledakan Petasan di Pamekasan Bongkar Produksi Berdaya Ledak Tinggi
- China Desak Penghentian Konflik Timur Tengah Saat Idulfitri
- Konflik Gas Iran-Qatar Picu Lonjakan Harga, Trump Berubah Arah
Advertisement
Satu Napi di Wonosari Langsung Bebas Setelah Dapat Remisi Lebaran
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Polres Bantul Imbau Pengunjung Parangtritis Waspada
- Perahu Nelayan Rusak Diterjang Gelombang Pasang di Pantai Depok
- Arus Balik, Kendaraan lewat Tol Purwomartani Tembus 1.450 Per Jam
- Arus Meningkat, GT Purwomartani Dibuka hingga Pukul 20.00 WIB
- Wisata Bantul Mulai Ramai, Pantai Masih Jadi Favorit
- Arus Kendaraan di Perbatasan DIY Melonjak
- Polda DIY Cek Kesiapan Arus Balik, Ini Hasilnya
Advertisement
Advertisement







