Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Proyek Tol Jogja Solo./JIBI-Bisnis.com-Istimewa
Harianjogja.com, KLATEN—Sedikitnya 51 ruas jalan di Klaten rusak akibat dilintasi truk pengangkut tanah uruk proyek pembangunan Tol Jogja Solo. Pemkab Klaten meminta ruas jalan rusak itu segera diperbaiki oleh PT Jogjasolo Marga Makmur (JMM) yang menjadi pengelola Tol Jogja Solo.
Jalan rusak lantaran dilintasi truk uruk tol ditargetkan mulus lagi pada Maret 2023. Bupati Klaten, Sri Mulyani, meminta perbaikan jalan rusak itu tak cuma ditambal.
Permintaan itu disampaikan Sri Mulyani saat ditemui wartawan seusai rapat koordinasi progres pembangunan jalan tol di Sekretariat Daerah (Setda) Klaten, Kamis (16/2/2023) siang. Mulyani mengatakan Pemkab Klaten sudah melayangkan surat ke JMM untuk segera memperbaiki 51 ruas jalan yang rusak akibat dilintasi truk uruk tol. Kondisi kerusakannya beragam dan ruas jalan yang rusak menyebar.
Kerusakan parah salah satunya terjadi pada ruas jalan antara Wedi dan Bayat. “Sudah ada 21 ruas jalan yang ditindaklanjut [diperbaiki]. Lainnya [30 ruas jalan] tadi sudah ditegaskan agar segera diperbaiki,” kata Mulyani.
Dari rapat tersebut, JMM akan menerjunkan tim guna melakukan perbaikan ruas jalan rusak. Soal target perbaikan rampung, Mulyani meminta secepatnya. “Semoga Maret nanti jalan kondisinya sudah baik,” jelas dia.
BACA JUGA: Tanah Uruk Pembangunan Tol Jogja-Solo Dikeruk dari Gunungkidul
Mulyani meminta perbaikan jalan rusak oleh JMM atau pelaksana proyek Tol Jogja Solo tak sekadar asal ditambal. Perbaikan yang dilakukan diharapkan bisa bertahan untuk jangka waktu lama.
“Jadi bukan sekadar menambal. Tetapi menambal yang kondisinya aman dan bisa bertahan untuk jangka panjang. Jangan sampai hari ini ditambal, besok rusak lagi,” kata dia.
Mulyani menegaskan Pemkab mendukung pelaksanaan proyek strategis nasional (PSN) Tol Jogja Solo yang melintasi wilayah Klaten. Namun, dia berharap agar proyek pembangunan itu tak menimbulkan permasalahan untuk warga Klaten.
Dia menjelaskan JMM memiliki kewajiban untuk memperbaiki jalan yang rusak lantaran dilintasi truk pengangkut tanah uruk tol.
BACA JUGA: Jalan Umum ke Proyek Tol Jogja Solo Rusak Dilewati Truk Pengangkut Tanah Uruk, Ini Respons JMM
Di sisi lain, Mulyani menjelaskan ruas jalan kabupaten yang tak menjadi perlintasan truk uruk tol tapi mengalami kerusakan segera diperbaiki apalagi mendekati Idulfitri. Pemkab sudah menyiapkan anggaran pemeliharaan jalan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Klaten, Suryanto, mengatakan dari rapat dengan JMM, bupati meminta agar ada pengecekan kembali ruas-ruas jalan yang sudah diperbaiki.
Perbaikan yang diharapkan yakni pemeliharaan yang sifatnya secara kontinu. “Jadi tidak sekali diperbaiki kemudian selesai,” kata Suryanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Kemendag meminta klarifikasi Shopee terkait aduan konsumen PMSE, mulai barang tak sesuai hingga kendala pembayaran digital.
Indomaret Cabang Yogyakarta Bersama PMI Sleman kembali Gelar Aksi Donor Darah Disertai Pemeriksaan Mata dan Cek Kesehatan Gratis Dari Puskesmas Gamping 2
Rute Trans Jogja 2026 makin luas dengan pembayaran digital memakai GoPay dan kartu elektronik. Cek daftar jalur dan tarif terbaru di DIY.
Sharp Indonesia Hadirkan Professional Portable Speaker Terbaru dengan Suara Powerful untuk Karaoke hingga Live Performance
Menlu Sugiono memastikan penangkapan WNI dalam misi Gaza bukan penyanderaan. Pemerintah RI terus mengupayakan pemulangan mereka.