Advertisement
Badai Salju Melanda AS, 50 Warga Tewas dan Diprediksi Bertambah
Suasana kota Chicago, AS yang tertutup salju akibat badai musim dingin yang melanda negara tersebut pada akhir Desember 2022 - Bloomberg.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA– Badai musim dingin yang melanda Amerika Serikat (AS) selama akhir pekan Natal 2022 menimbulkan keresahan banyak warga dan pelancong di negara bagian New York, pada Selasa (27/12/2022).
Badai salju telah menyebabkan banyak kecelakaan di jalan raya, setidaknya ada 50 kematian, setelah pejabat AS mengonfirmasi kasus lain di Erie County, New York barat.
Advertisement
Wali kota Buffalo, Byron Brown menyatakan bahwa jumlah kematian tersebut diperkirakan akan terus meningkat.
"Sayangnya, polisi memperkirakan jumlah itu akan meningkat," kata Byron Brown, seperti dilansir dari Channel News Asia, Rabu (28/12/2022).
Kota Buffalo merupakan kota terbesar di tepi danau yang telah lumpuh selama 5 hari karena timbunan salju setinggi dada dan terjadi pemadaman listrik, serta lebih banyak hujan salju pada Selasa (27/12/2022).
Gubernur negara bagian New York, Kathy Hochul yang juga penduduk asli Buffalo menggambarkan dampak badai tersebut menyerupai zona perang.
"Tentu saja ini adalah badai salju abad ini," kata Kathy Hochul, pada Senin (26/12/2022).
Adapun di saat suhu sangat rendah, penduduk berupaya melarikan diri dari rumah mereka yang membeku dan terjebak di jalan raya, tidak dapat diselamatkan.
Warga Buffalo, Anndel Taylor (22) mengungkap bahwa salah satu keluarganya meninggal dunia di mobilnya usai terjebak dalam perjalanan pulang kerja.
Melansir dari New York Times, seorang ayah menggambarkan dirinya terjebak di dalam kendaraannya di jalanan Buffalo bersama 4 orang anaknya yang masih kecil selama 11 jam sebelum diselamatkan.
BACA JUGA: Dugaan Korupsi Perawatan Stadion Sultan Agung Bantul Disampaikan ke KPK
Selain itu, warga lainnya, Zila Santiago (30) mengatakan dirinya terus menjalankan mesinnya untuk memberikan kehangatan dan memberi makan anak-anaknya jus yang ditemukan di bagasi, sebelum akhirnya diselamatkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Polisi Didesak Tangkap Dalang Teror Penyiram Air Keras Aktivis
- Tips Mudik Aman 2026, Gunakan Layanan 110 Jika Ada Gangguan
- Pulau Jawa Terancam Krisis Air, Bappenas Ingatkan Risiko Serius
- Serangan Air Keras ke Andrie Yunus Dinilai Ancam Demokrasi
- Terminal Jatijajar Prediksi Puncak Arus Mudik 18 Maret 2026
Advertisement
Suara Ibu Indonesia Desak Negara Lindungi Aktivis dari Teror Air Keras
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Bukan karena Perang, Ini Alasan TNI Terapkan Status Siaga 3
- Dana Desa Menyusut, DPRD DIY Soroti Dampak pada Program Kalurahan
- Menkeu Purbaya Tegaskan Ekonomi Indonesia Tidak Menuju Resesi
- 10 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Tidur
- Grebeg Syawal Kraton Jogja Tahun Ini Tanpa Kirab Gajah, Ini Alasannya
- SDN Kasihan Bantul Gelar Pesantren Kilat dan Bagikan Takjil
- Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Polri Diminta Usut Tuntas
Advertisement
Advertisement







