Advertisement

Tradisi Natal di 7 Negara Arab, di Palestina Perayaan Ada yang Jatuh 17 Januari

Hesti Puji Lestari
Sabtu, 24 Desember 2022 - 19:47 WIB
Bhekti Suryani
Tradisi Natal di 7 Negara Arab, di Palestina Perayaan Ada yang Jatuh 17 Januari Potret Perayaan Natal di negara/negara Arab

Advertisement

Harianjogja.com, SOLO— Perayaan Hari Natal menjadi momen yang paling ditunggu oleh seluruh umat yang merayakan di seluruh dunia.

Di Indonesia, natal biasanya diisi dengan acara doa bersama, berkumpul bersama keluarga dan kemudian menikmati sajian yang telah disediakan.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Akan tetapi, banyak orang akan penasaran dengan apa yang terjadi di negara jazirah Arab saat perayaan natal tiba.

Tak dapat dipungkiri jika Arab identik dengan wilayah yang mayoritas diisi oleh pemeluk agama Islam. Meski demikian, hal tersebut tak lantas membuat perayaan natal di negara-negara Arab sepi.

Berikut ini Bisnis.com-jaringan Harianjogja.com telah merangkum perayaan natal di lima negara Arab:

1. Lebanon

Total 45% penduduk Lebanon beragama Kristen. Saat Natal, umat Kristiani dan Muslim merayakannya bersama. 

Rumah, jalan, pusat perbelanjaan, dan toko didekorasi secara khusus untuk acara ini, dan suasananya meriah di jalan-jalan di seluruh negeri.

Natal dirayakan secara luas di seluruh Lebanon. Bahkan dalam beberapa tahun terakhir membuat Natal dirayakan secara sekuler.

Makan siang dianggap sebagai makanan terpenting di hari Natal. Keluarga akan berkumpul bersama untuk makan ayam, nasi, dan dicampur dengan bawang, daging, garam, dan merica. 

Banyak orang non-Kristen akan diundang, dan ini adalah cara yang bagus untuk merayakan persahabatan antar uman beragama.

2. Palestina

Di Palestina, umat Protestan dan Katolik merayakan Malam Natal pada 24 Desember, Ortodoks Yunani, mayoritas, pada 6 Januari, dan Ortodoks Armenia pada 17 Januari.

Banyak orang dari berbagai agam berkumpul untuk bersuka cita di dekat gemerlapnya pohon natal.

Sayangnya, beberapa perayaan natal harus berakhir menyedihkan karena pembatasan yang dilakukan tentara Israel kepada masyarakat Palestina.

3. Suriah

Di Suriah, meskipun terjadi konflik selama beberapa tahun, ibu kota, Damaskus, tetap mengadakan karnaval Natal di mana orang banyak berkumpul untuk menari, bernyanyi, dan menyaksikan pohon Natal terbesar di negara itu menyala.

4. Iraq

Di Irak, Natal resmi menjadi hari libur resmi sejak tahun 2008. Oran Kristen biasanya akan berkumpul di halaman belakang untuk menyalakan api kecil di taman sambil membaca mazmur, dan pembacaan Alkitab kolegial diadakan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Catat! Ini Hasil Kesepakatan Pertemuan ATF 2023 di Jogja

Jogja
| Senin, 06 Februari 2023, 10:37 WIB

Advertisement

alt

Kunjungan Malioboro Meningkat, Oleh-oleh Bakpia Kukus Kebanjiran Pembeli

Wisata
| Senin, 06 Februari 2023, 10:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement