PDI Perjuangan DIY Luncurkan BAIS Yogyakarta untuk Soekarno Cup
DPD PDI Perjuangan DIY meluncurkan BAIS Yogyakarta untuk berlaga di Soekarno Cup 2026 dengan target meraih gelar juara.
Pandu Wedha Kusuma memaparkan tentang mesin kopi hasil inovasinya dalam ajang Krenova 2022./Pemkot Magelang-ds
MAGELANG—Berawal dari permasalahan yang dihadapi di kedai kopi yang dikelolanya, tiga bersahabat di Kota Magelang berhasil menciptakan alat seduh kopi menggunakan mesin, dengan model seduh V60. Inovasi ini berhasil memenangkan Lomba Kreativitas dan Inovasi (Krenova) Kota Magelang 2022.
Mereka adalah Pandu Wedha Kusuma, 39, Kairulie Atmaji, 39 dan Patra Agung Wirayuda, 41. Pandu yang menjalankan usaha kedai kopi, mendapatkan pesanan es kopi dalam jumlah besar.
"Ada pesanan es kopi kemasan untuk masuk ke gerai di mal. Dengan alat yang ada saat itu, hanya bisa memproduksi empat botol ukuran 340 ml, jadi kami butuh alat yang lebih besar," jelasnya, Selasa (6/12/2022).
Pandu yang merupakan pemilik Kedai Kopi Nggunung di Jl. Arwana Raya, Cacaban, Magelang Tengah, Kota Magelang ini menjelaskan es kopi buatannya dibuat dengan sistem cold brew atau perendaman air dan kopi yang membutuhkan waktu 24 jam. Proses perendaman juga harus dilakukan di almari pendingin untuk mencegah fermentasi.
Dari permasalahan ini, Pandu berdiskusi dengan teman-temannya yang biasa berkumpul di kedainya. Patra yang merupakan seorang teknisi elektronik kemudian mencoba mencari solusi dengan menciptakan mesin yang bisa membuat es kopi tersebut dalam jumlah banyak. Diskusi bertiga ini menghasilkan alat yang diberi nama RAPI AD atau Alat Rendam Kopi menggunakan air dingin.
Bahan yang digunakan untuk membuat mesin tersebut di antaranya plat stainles, strimin, akrilik, load cell, adruino, LCD display, power suply, pompa air, dan relay. "Bahan ini mudah didapat di pasar online. Selain itu, bahan baku yang digunakan juga ramah lingkungan," jelas Pandu.
RAPI AD bahkan sudah dilengkapi pendingin sehingga tidak perlu dimasukkan ke almari es. Selain itu, juga dilengkapi dengan pompa yang digunakan untuk proses pengemasan ke dalam botol, dan sudah terpasang perangkat adruino, sehingga es kopi menjadi lebih higienis.
Dengan alat ini, Pandu bisa membuat es kopi hingga 10 liter dalam sekali rendaman. Jadi, ia bisa menghasilkan sekitar 30 botol dalam sehari. "RAPI AD memudahkan para pemilik usaha kopi untuk menyeduh Cold Brew dengan kapasitas yang lebih banyak sehingga lebih efisien dan juga higienis," terang Pandu.
Inovasi tiga bersahabat ini berhasil memenangkan juara 2 Krenova Kota Magelang 2022. Krenova merupakan program Pemerintah Kota Magelang dalam rangka menumbuhkan budaya inovasi di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi di masyarakat Kota Magelang.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Magelang, Handini Rahayu mengungkapkan Pemkot Magelang terus mendukung iklim inovasi di kalangan organisasi pemerintah daerah (OPD) maupun di masyarakat. Dukungan untuk masyarakat diwujudkan dengan menyelenggarakan Krenova setiap tahun, serta mendirikan Klinik Inovasi di Bappeda.
"Kita buka untuk siapa saja yang punya gagasan, ide dan mau dikembangkan menjadi inovasi tetapi masih terbatas kemampuannya. Mereka akan dibantu fasilitasi, konsultasi sampai mengantarkan untuk mendapatkan HaKI [Hak atas Kekayaan Intelektual]," kata Handini. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPD PDI Perjuangan DIY meluncurkan BAIS Yogyakarta untuk berlaga di Soekarno Cup 2026 dengan target meraih gelar juara.
Dewas KPK berkoordinasi memeriksa Setya Budi Dias, polisi yang bertugas di KPK dan menjadi tersangka kasus dugaan pemerasan di Pemalang.
Korlantas Polri dan Jasa Marga berkolaborasi menangani kendaraan ODOL melalui integrasi teknologi menuju penerapan Zero ODOL awal 2027.
Neraca dagang Indonesia defisit US$450 juta pada Juni 2026. BPS mencatat impor melampaui ekspor, terutama akibat defisit komoditas migas.
TNI AL mengerahkan dua KRI dan satu pesawat untuk mengevakuasi korban kebakaran KM Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep.
Lansia asal Gunungkidul meninggal dunia setelah tertemper KA Bengawan di jalur rel timur Fly Over Janti, Sleman, Minggu sore.