Peneliti BRIN Perkirakan Kemunculan Tokoh Tak Terduga di Pilpres 2024

Surya Dua Artha Simanjuntak
Surya Dua Artha Simanjuntak Jum'at, 21 Oktober 2022 21:07 WIB
Peneliti BRIN Perkirakan Kemunculan Tokoh Tak Terduga di Pilpres 2024

Gedung KPU/JIBI-Bisnis.com-Surya Dua Artha

Harianjogja.com, JAKARTA—Peneliti senior Badan Riset dan Inovasi Indonesia (BRIN) Siti Zuhro memperkirakan ada tokoh tak terduga yang meramaikan bursa calon presiden (capres) dan wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2024.

Siti mencontohkan Pilpres 2019, ketika nama Ma’ruf Amin yang sebelumnya tak banyak dibicarakan, malah menjadi cawapres Joko Widodo (Widodo).

“Contohnya jelas sekali, ketika Mahfud waktu itu sudah segitunya [diprediksi jadi cawapres Jokowi], at the last minute berubah total menjadi Ma’ruf,” ujar Siti kepada Bisnis.com, Jumat (21/10/2022).

Kejadian seperti itu bisa kembali terulang di Pilpres 2024. Dia mengatakan, nama-nama tokoh politik yang masuk bursa capres-cawapres saat ini masih sangat dimis. Apalagi, lanjutnya, pendaftaran capres-cawapres masih baru dibuka pada Oktober 2023.

Oleh karenanya, kata Siti, besar kemungkinan nama-nama yang digadang saat ini menjadi capres/cawapres, malah tak maju. Sebaliknya, tokoh yang kurang dipertimbangkan, bisa muncul.

BACA JUGA: Anies Baswedan Akan Temui Ribuan Pendukungnya di Jogja

“Konteks yang seperti itu akan juga terjadi di 2023 menurut saya. Mungkin satu semester awal dari 2023, muncul calon lainnya, katakanlah Mahfud MD muncul, dimunculkan begitu. Yang enggak ada, diadakan. Yang ada, hilang malah,” jelas Siti.

Dia menambahkan, saat ini elektabilitas ataupun popularitas memang sudah kurang relevan dalam menentukan calon-calon pemimpin. Popularitas, jelasnya, dapat diatur dan dikemas sedemikian rupa.

Di atas semua itu, jelas Siti, seorang calon pemimpin bangsa harus punya rekam jejak dan kompetensi yang jelas.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online