Advertisement

Atlet Wanita Iran Hilang Usai Menolak Memakai Jilbab Saat Bertanding

Andhika Anggoro Wening
Selasa, 18 Oktober 2022 - 10:47 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Atlet Wanita Iran Hilang Usai Menolak Memakai Jilbab Saat Bertanding Seorang atlet wanita Iran, Elnaz Rekabi, yang menjadi berita utama karena menolak mengenakan jilbab saat bertanding di luar negeri dilaporkan hilang.

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Atlet wanita Iran bernama Elnaz Rekabi, yang menjadi berita utama karena menolak mengenakan jilbab saat bertanding di luar negeri dilaporkan hilang.

Atlet panjat tebing, Elnaz Rekabi yang berusia 33 tahun tidak mengindahkan tata cara Republik Islam Iran saat mewakili negaranya di Asian Sport Climbing Championships di Seoul pada hari Minggu.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Dilansir dari Bisnis.com-jaringan Harianjogja.com, sumber yang dekat dengan Rekabi mengatakan kepada BBC, Selasa (18/10/2022), bahwa mereka tidak dapat menghubungi Rekabi sejak Senin malam.

Rekabi yang menempati posisi keempat di kejuaraan tersebut mendapat perhatian setelah pernyataannya yang memilih untuk tidak mengenakan jilbab disiarkan ke seluruh dunia.

Baca juga: Lidah Dipindai, Masalah Kesehatan Bisa Terdeteksi

Pernyataan tersebut terjadi ketika protes terus mengguncang Iran setelah kematian Mahsa Amini dalam tahanan polisi.

Wanita berusia 22 tahun itu ditangkap karena diduga tidak mengenakan jilbab dengan benar sesuai dengan hukum Islam.

Rekabi dan atlet Iran lainnya berangkat dari Garden Seoul Hotel pada Senin pagi dan rencananya akan kembali ke Iran pada hari Rabu.

Advertisement

Namun, BBC Persia, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya, mengatakan paspor dan ponsel Rekabi telah disita.

Teheran belum mengomentari laporan itu. Demonstrasi setelah kematian Amini telah berubah menjadi gerakan anti-pemerintah besar, menghadirkan pemimpin ulama Iran dengan salah satu tantangan terbesarnya sejak penggulingan Syah pada 1979.

Setidaknya 122 orang telah tewas dalam tanggapan negara terhadap protes Amini, menurut kelompok Hak Asasi Manusia Iran yang berbasis di Norwegia

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : BBC, Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Prakiraan Cuaca DIY Hari Ini: Kecuali Bantul, Siang Ini Semua Wilayah Hujan

Jogja
| Senin, 05 Desember 2022, 10:07 WIB

Advertisement

alt

Jangan Sampai Salah, Hotel 26 Lantai di China Ini Khusus untuk Babi

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement