Advertisement

Sandiaga Uno Yakin Indonesia Bisa Jadi Pusat Industri Halal Dunia

Annasa Rizki Kamalina
Senin, 18 Juli 2022 - 23:27 WIB
Budi Cahyana
Sandiaga Uno Yakin Indonesia Bisa Jadi Pusat Industri Halal Dunia Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menilai peluang Indonesia menjadi pusat industri halal dunia sangat tinggi karena konsumsi produk halal di negeri ini cukup besar.

Berdasarkan Indonesia Halal Market Report 2021/2022, Indonesia adalah pasar konsumen halal terbesar di dunia, dengan konsumsi produk halal sekitar US$184 miliar pada 2020.

Nilai ekspor produk halal Indonesia mencapai US$8 miliar, sedangkan nilai impor produk halal sekitar US$10 miliar. Investasi sektor ekonomi halal di Indonesia pada periode tersebut menorehkan angka sekitar US$5 Miliar.

"Melihat perkembangan data tersebut, ada peluang yang dapat dimanfaatkan dalam rangka menjadikan Indonesia tidak hanya sebagai konsumen halal, namun sebagai pusat industri halal dunia. Seperti meningkatkan ekspor produk halal Indonesia, meningkatkan investasi asing di sektor industri halal Indonesia, dan substitusi kebutuhan produk halal dalam negeri yang selama ini diimpor," kata Sandiaga dalam keterangan resmi, Minggu (17/7/2022).

Dengan potensi industri halal Indonesia yang sangat besar, pemerintah terus mendorong para pelaku usaha untuk mengembangkan produk dan jasa halal. Harapannya, Indonesia bisa menjadi pemain utama, tak hanya menjadi sasaran pasar produsen industri halal dunia.

Untuk itu, Kemenparekraf berkomitmen mendukung akselerasi industri halal melalui program Islamic Creative Economy Founders Fund (ICEFF) 2022. Program tersebut mempertemukan pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya industri halal di subsektor kuliner, kriya, aplikasi, dan modest fesyen dengan para investor untuk mendapatkan dukungan pendanaan.

ICEFF 2022 yang digelar di Surabaya tersebut telah mempertemukan sebanyak 18 investor dengan 30 pelaku usaha ekraf. Sandi berharap para investor mendukung para pelaku usaha ekraf dengan berinvestasi.

"Bapak Ibu investor maupun lembaga pendanaan syariah untuk mendukung pelaku ekonomi kreatif dengan produk halalnya, dengan berinvestasi ke peserta ICEFF 2022," lanjut Sandi. 

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Vakum 2 Tahun, Festival Keroncong kembali Digelar di Gunungkidul

Gunungkidul
| Sabtu, 01 Oktober 2022, 04:47 WIB

Advertisement

alt

Hadir Tempat Glamping Baru di Jogja, Arkamaya Sembung Namanya

Wisata
| Jum'at, 30 September 2022, 15:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement