2.681 Lowongan Kerja Dibuka di Magelang, Peluang Disabilitas Tersedia
Job Fair 2026 di Kota Magelang membuka 2.681 lowongan kerja dari 18 perusahaan, termasuk peluang bagi penyandang disabilitas.
Pemusnahan miras di Mapolres Magelang, Selasa (12/4/2022). /Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, MAGELANG-- Polres Magelang memusnahkan ribuan botol minuman keras (miras) dari berbagai merek, sebagai salah satu upaya menciptakan kondusifitas di wilayah Kabupaten Magelang selama bulan Ramadan dan menjelang hari Raya Idul Fitri 1443 H.
Pemusnahan dilakukan dengan menggilas tumpukan botol yang masih berisi miras tersebut dengan alat berat jenis roller roda besi, di halaman Mapolres Magelang, Senin (12/4/2022).
Kapolres Magelang AKBP Sajarod Zakun menjelaskan miras miras tersebut merupakan hasil kegiatan kepolisian. "Pemusnahan ini bertujuan untuk menciptakan kondusifitas di wilayah Kabupaten Magelang khususnya selama bulan suci Ramadan dan menjelang hari Raya Idul Fitri 1443 H," katanya, usai kegiatan.
Adapun jumlah total miras berbagai merek yang telah berhasil disita oleh Polres Magelang sebanyak 3.160 botol serta miras oplosan sebanyak 23,5 liter.
Baca juga: Sleman Butuh Pasokan Minyak Goreng Curah
"Miras ini berdampak sangat besar sekali bagi masyarakat yang mengkonsumsi, apalagi mengkonsumsinya lebih dari pada cukup sehingga dapat menimbulkan kerawanan atau potensi terjadinya gangguan Kamtibmas, salah satunya tawuran dan penganiayaan," jelas Kapolres.
Ia juga mengajak masyarakat untuk membantu memberikan informasi kepada apabila ada penjual, pengkonsumsi miras termasuk juga narkoba sehingga bisa segera ditindaklanjuti aparatnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, Adi Waryanto mengatakan pemusnahan miras ini merupakan hasil kerja keras sekaligus sebagai wujud nyata kinerja jajaran Polres Magelang, sehingga dapat terkumpul sitaan minuman yang sangat berbahaya bagi tubuh ini.
Baca juga: Musyawarah Ganti Rugi Tol Jogja Solo di Tamanmartani Lancar, Selanjutnya di Purwomartani
Adi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusifitas dengan rasa aman, damai dan nyaman bagi semua masyarakat di Kabupaten Magelang.
"Karena hal ini merupakan dasar dan modal kita dalam menjalankan program pembangunan daerah, agar dapat berjalan dengan baik dan terarah," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Job Fair 2026 di Kota Magelang membuka 2.681 lowongan kerja dari 18 perusahaan, termasuk peluang bagi penyandang disabilitas.
Kutu kebul menyerang 2.000 batang melon petani di Banguntapan, Bantul. Tanaman gagal panen dan menyebabkan kerugian jutaan rupiah.
Cara beli iPhone 18 secara online dan offline di iBox, Digimap, Hello Store, dan Blibli lengkap dengan metode pembayaran.
Sebanyak 252 penerima bansos Gunungkidul membuat pernyataan berhenti judi online. Total 9.921 penerima terindikasi judi online pada 2026.
PSS, PSIM, empat kelompok suporter, dan Polda DIY menandatangani komitmen menjaga keamanan BRI Super League 2026/2027.
Pemerintah menarik dan mencabut izin 25 merek beras fortifikasi karena diduga tak sesuai kandungan dan mutu pada label.