Kepemimpinan Gajar Bikin Indeks Kebahagiaan Warga Jateng Naik Terus

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
02 Januari 2022 18:27 WIB Galih Eko Kurniawan News Share :

Harianjogja.com, SEMARANG—Selama dipimpin Gubernur Ganjar Pranowo, warga Jawa Tengah terus mengalami peningkatan kebahagiaan, seperti tergambar dalam survei Indeks Kebahagiaan yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) beberapa waktu lalu.

Dalam survei BPS itu, indeks kebahagiaan masyarakat Jawa Tengah mencapai 71,73 poin. Indeks kebahagiaan itu terus meningkat sejak Jawa Tengah dipimpin Ganjar Pranowo. Pada 2014, atau masa awal Ganjar menjabat, indeks kebahagiaan Jateng tercatat 67,81 poin. Kemudian pada 2017 naik menjadi 70,92 poin.

Ganjar menuturkan meningkatnya indeks kebahagiaan masyarakat itu semua karena masyarakat sendiri. Ketika masyarakat bisa hidup aman, damai dan tenteram, maka otomatis indeks kebahagiaan akan naik.

"Itu semua karena masyarakat ya, kalau masyarakat bisa ayem, tentrem begitu, mesti indeks kebahagiaannya akan naik. Kalau saya hal yang penting kalau berkomunikasi dengan masyarakat sama-sama saling jaga perasaan saja,” kata Ganjar saat ditemui di rumah dinasnya, Minggu (2/1/2022).

Selain itu, suasana kehidupan masyarakat Jawa Tengah yang saling tolong menolong turut memberikan dampak. Rasa saling tolong menolong antar masyarakat yang tinggi membuat kehidupan semakin nyaman.

Alhasil, ketika ada kesulitan di masyarakat, tetangga kiri dan kanan itulah yang membantu. “Itu yang membuat masyarakat merasa nyaman,” ujar Ganjar.

Terus Berusaha
Dia mengaku akan terus berusaha meningkatkan indeks kebahagiaan masyarakat Jawa Tengah. Ia tidak akan melalaikan soal itu karena membangun wilayah tidak cukup dengan membangun material tetapi juga spiritual.

BPS melaksanakan survei Indeks Kebahagiaan 2021 pada rentang waktu 1 Juli hingga 27 Agustus. Hasilnya secara Nasional Indeks Kebahagiaan Indonesia mengalami peningkatan dari 70,69 pada 2017 menjadi 71,49 pada 2021.

Untuk skala provinsi indeks kebahagiaan tertinggi ialah Maluku Utara sedangkan terendah Banten. Terkhusus Provinsi Jawa Tengah, BPS mencatat angka kebahagiaan mencapai 71,73 poin. Naiknya indeks kebahagiaan ini tentunya menjadi prestasi tersendiri bagi Jawa Tengah sebab meski secara Nasional naik, namun tidak semua provinsi mengalami kenaikan.

Sebanyak 10 provinsi ternyata mengalami penurunan indeks kebahagiaan, yakni DKI Jakarta, Banten, DIY, Bali dan Nusa Tenggara Barat. Kemudian Aceh, Riau, Sumatera Selatan, Bengkulu dan Kalimantan Timur.

Pengukuran tingkat kebahagiaan di Indonesia sudah dilakukan sejak 2014 melalui Survei Pengukuran Tingkat Kebahagiaan (SPTK) yang dilaksanakan setiap tiga tahun sekali. Pada 2021, tingkat kebahagiaan penduduk Indonesia diukur dari tiga demensi yaitu kepuasan, perasaan dan makna hidup.