Advertisement
Viral Pencuri Kotak Amal Tinggalkan Pesan Usai Beraksi: Lain Kali Kotaknya Dibawa Masuk
Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA-Di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, banyak hal yang terjadi. Termasuk kerugian seperti omset penjualan menurun, pemecatan tenaga kerja hingga 50% dan perusahaan atau toko yang gulung tikar atau bangkrut.
Banyak orang yang mencari jalan pintas untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari-hari seperti yang terjadi di Jepara. Aksi Pencurian kotak amal disalah satu masjid yang dimana kejadian ini terjadi pada jam 2 dini hari disaat semua orang sedang terlelap, pada Kamis (16/12/2021).
Advertisement
Diketahui bahwa pencuri sedang membutuhkan uang untuk pendidikan anaknya. Hal ini terlihat dari posting-an yang dibagikan dalam Instagram @shollatau***.
“Dalam jangka setahun uang di dalam kotak ini akan aku kembalikan pada intinya anak saya butuh hp buat sekolah dan sekali saya minta maaf, maklum saya tidak bekerja. Sekedar mengingatkan, lain kali kotaknya dibawa masuk kedalam," ujar pencuri tersebut melalui sebuah pesan yang ditinggalkan.
Beberapa netizen menanggapi video tersebut dalam kolom komentar.
“Ya Allah, mudahkan segala urusan anak2 kita yang sedang belajar dan orang tua yang sedang berusaha??," tulis akun @mucle*** .
“sopan banget maling nya," tulis akun @adityaprayud*** .
Berita ini sudah tayang di Okezone dengan judul "Viral Pencurian Kotak Amal, Pelaku: Saya Kembalikan dalam Waktu 1 Tahun"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Bupati Sleman dan Forkopimda Pantau Kesiapan Pospam Mudik Lebaran
- Meriah, Takbir Keliling Tamanan Bantul Libatkan 8 Rombongan
- Takbiran BMI Yudonegaran Angkat Isu Lingkungan,
- Prabowo Bertemu dengan Megawati, Ini yang Dibahas
- Gema Takbir Jogja 2026 Ajak Peserta Gunakan Properti Daur Ulang
- 25 Perusahaan di Sleman Diadukan Terkait Persoalan THR
- Ketua DPRD Sleman Kenang Koeswanto Sebagai Politikus Tradisional
Advertisement
Advertisement









