Bupati Award 2026: Pasutri Asal Candimulyo Borong Dua Penghargaan
Pasutri asal Candimulyo meraih dua penghargaan pada Bupati Award 2026 Kabupaten Magelang berkat inovasi gula semut dan pertanian modern.
Seorang warga di tepi jalan menjawab dengan menganggukkan kepala saat disapa dengan kata monggo. /Ist-tangkapan layar
Harianjogja.com, JOGJA-- Budaya Jawa dikenal dengan keramahannya. Dalam budaya Jawa, orang diajarkan untuk bersikap sopan terhadap orang lain meskipun tidak dikenalnya.
Baru-baru ini, seorang warganet membuktikannya. Seorang warganet di twitter dengan nama akun @Qolbi_almas membuat video unik. Pembuat video melakukan percobaan yakni menyapa orang-orang yang sedang berada di tepi jalan yang dilewatinya.
Pembuat video tersebut mengucapkan kata "monggo" kepada orang yang dilewatinya tersebut. Kata tersebut dari bahasa jawa sebenarnya berarti "silakan", namun sebagian orang menggunakannya dengan maksud untuk permisi.
Ternyata hasilnya, orang yang disapa tersebut membalasnya, meskipun orang tersebut kemungkinan tidak mengenal orang yang menyapanya. Beragam orang yang disapanya seperti ibu-ibu yang duduk di tepi jalan, tukang becak, tukang sapu, tukang tambal ban, penjual makanan hingga penjual pulsa.
Cara orang yang disapanya tersebut saat menjawab pun bermacam-macam, namun hampir semua menjawab sambil menganggukkan kepala. Ada yang menjawab dengan kata yang sama "monggo", ada yang menambahinya menjadi "nggih, monggo" ada pula yang menjawab dengan senyum saja.
Video tersebut diunggah oleh akun twitter @JogjaUpdate dan menarik perhatian warganet. Warganet merasa terkesan dengan kebiasaan orang Jawa untuk saling bertegur sapa atau mengucapkan kata permisi kepada orang yang dilewatinya.
"Cuma di Jogja gw baru kenal kebiasaan saling menyapa, menundukkan kepala sambil tersenyum walaupun tak saling kenal," tulis akun @dragdiva11.
"Kewajiban tidak tertulis untuk saling mengucap monggo," tambah @buddysusatio.
"walaupun skrng sdh gk di Jogja lagi, Menyapa seperti ini tetap harus dijaga sih utk ak pribadi. Terimakasih Jogja," komentar akun @SopyanSaputra.
"Nyenengke tenan.." tambah akun @AdityaYoga76.
Itulah wujud keramahan orang Jawa terhadap orang yang tidak dikenal. Jika Anda ingin membuktikan, cobalah melakukannya di Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pasutri asal Candimulyo meraih dua penghargaan pada Bupati Award 2026 Kabupaten Magelang berkat inovasi gula semut dan pertanian modern.
Media Belanda menyoroti drama Timnas Indonesia vs Bangladesh 9-2 yang ditentukan tiga gol pada menit-menit akhir FIFA ASEAN Cup 2026.
Jalan berlubang menjadi salah satu kondisi yang cukup sering ditemui pengendara, terutama ketika melintasi ruas jalan yang sedang diperbaiki dan tidak rata.
Daftar Kapolri dari masa ke masa sejak 1945. Suyudi Ario Seto menjadi Kapolri ke-26 setelah menggantikan Listyo Sigit Prabowo.
Cristiano Ronaldo meninggalkan kamp Portugal. Media melaporkan akun Timnas Portugal kehilangan sekitar 500 ribu followers setelah kabar tersebut mencuat
Media Bangladesh menyoroti kekhawatiran Thomas Dooley sebelum menghadapi Indonesia. Kekhawatiran itu terbukti setelah Bangladesh kalah 2-9.