Advertisement

Ibu Kota Dipindah, Kemenkeu Monetisasi Aset Negara Senilai Rp1.000 Triliun

Newswire
Sabtu, 27 November 2021 - 12:57 WIB
Sunartono
Ibu Kota Dipindah, Kemenkeu Monetisasi Aset Negara Senilai Rp1.000 Triliun Sejumlah alat berat beroperasi dengan latar belakang gedung bertingkat di Jakarta, Kamis (26/8/2021). - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan melakukan optimalisasi aset negara dengan nilai total sebesar Rp1.000 triliun di Jakarta, saat ibu kota negara pindah ke Kalimantan Timur.

Direktur BMN DJKN Kemenkeu Encep Sudarwan menuturkan aset negara di Jakarta antara lain meliputi tanah dan bangunan. Menurutnya, pihaknya sedang memilih mana aset yang bisa dimonetisasi nantinya.

"Tapi tidak terburu-buru, kami harus mengatur terlebih dahulu," ujar Encep dalam media briefing di Jakarta, Jumat (26/11/2021).

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Jika optimalisasi terburu-buru, ia menilai harga aset negara di Jakarta kemungkinan akan menjadi rendah, sehingga pihaknya tak mau menganggu pasar.

Encep menambahkan optimalisasi aset negara di Jakarta itu tak hanya dilakukan melalui penjualan saja, namun bisa juga melalui kerja sama dengan jangka waktu sekitar 30 tahun.

"Uangnya nanti akan digunakan untuk pembangunan di ibu kota negara baru," katanya.

Kemenkeu mencatat aset negara pada 2020 mencapai Rp11.098,67 triliun, yang di antaranya sebesar Rp6.595,77 triliun berupa barang milik negara (BMN) seperti tanah, gedung, bangunan, dan sebagainya.

Adapun nilai BMN selama 10 tahun terakhir rata-rata mengalami kenaikan, tetapi khusus pada 2013 terjadi penurunan nilai BMN karena penerapan penyusutan pertama kali dengan nilai Rp387 triliun sebagai pengurang aset tetap.

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

Rawan Bencana Hidrometeorologi, BPBD Bantul Siagakan Pos di 29 Kalurahan

Bantul
| Sabtu, 08 Oktober 2022, 00:37 WIB

Advertisement

alt

Satu-satunya di Kabupaten Magelang, Wisata Arung Jeram Kali Elo Terus Dikembangkan

Wisata
| Kamis, 06 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement