Advertisement
Soal ASN Terima Bansos, DIY Tunggu Data Kemenpan RB
Ilustrasi bantuan
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA - Pemerintah Daerah (Pemda) DIY memastikan masih menunggu data dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) terkait aparatur sipil negara (ASN) di wilayahnya yang mungkin mendapatkan bantuan sosial (bansos).
Sebab, sampai saat ini belum ada data terkait ASN di lingkup Pemda DIY yang mendapatkan bansos tersebut.
Advertisement
"Kami masih menunggu, karena kami belum dapat datanya. Berapa yang di DIY tentunya nanti akan kami cek setelah mendapatkan datanya," kata Asek Bidang Pemerintahan dan Administrasi Umum Setda DIY, Sumadi, Jumat (19/11/2021).
Selain data, lanjut Sumadi, pihaknya juga masih menunggu ketentuan dari pusat terkait langkah yang akan ditempuh, apabila ada ASN menerima bansos. "Kami juga masih menunggu ketentuannya, apakah nantinya harus dikembalikan atau bagaimana," tandas Sumadi.
Baca juga: Mulai Digelar Besok, Ini Deretan Artis Pengisi Prambanan Jazz 2021
Sebelumnya, Menteri Sosial Tri Rismaharini mengungkapkan terdapat puluhan ribu ASN diduga menerima bansos PKH dan BPNT. “Data kami setelah kami serahkan ke BKN ([Badan Kepegawaian Negara] itu didata yang indikasinya PNS [pegawai negeri sipil] ada 31.624 ASN,” katanya.
Dari data tersebut tercatat 28.965 orang di antaranya merupakan PNS saat ini masih aktif dan sisanya adalah pensiunan. Risma mengatakan ASN tidak memiliki hak untuk menerima bansos karena tidak sesuai dengan kriteria Kementerian Sosial, yakni memiliki pekerjaan tetap.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KemenPPPA Soroti Trauma Korban Penjambretan di Sleman
- Ketua KPK Ungkap Pola Baru OTT, Aliran Dana Kini Disamarkan
- Kalah di Pemilu Paruh Waktu 2026 Bisa Bikin Donald Trump Dimakzulkan
- Pesawat Smart Air Jatuh di Nabire, Diduga Gagal Lepas Landas
- Dugaan Tak Profesional, Tim SIRI Kejagung Periksa Sejumlah Kajari
Advertisement
Ribuan Anak di Bantul Belum Kantongi KIA, Disdukcapil Percepat Layanan
Advertisement
Wisata Bunga Sakura Asia Jadi Tren, Ini 5 Destinasi Favorit 2026
Advertisement
Berita Populer
- PHRI DIY: Isu Biaya Hidup Mahal Tak Goyahkan Wisata Jogja
- Prabowo Bahas Kerja Sama Kampus Inggris, Target 10 Universitas Baru
- Jadwal Terbaru KRL Jogja-Solo 28 Januari 2026, Tarif Tetap Rp8.000
- Menkeu Tunda Pajak Marketplace, Tunggu Ekonomi Tumbuh 6 Persen
- Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 28 Januari 2026, Mulai Pukul 05.00 WIB
- CIA Disebut Bangun Kehadiran Permanen AS di Venezuela
- Harga Cabai Rawit Merah Beringharjo Tembus Rp55.000, Pasar Lain Stabil
Advertisement
Advertisement



