Wonogiri Putar Haluan Ekonomi, Pariwisata dan Ekraf Jadi Andalan Baru
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, KAIRO--Alasan seorang pria di Mesir menceraikan istrinya ini bikin geleng-geleng kepala.
Baru sebulan menikah, seorang pria di Mesir menceraikan istrinya. Sang suami kecewa setelah melihat wajah asli istrinya itu tanpa make up. Pria itu mengaku terkejut mendapati istrinya tanpa make up setelah bangun tidur di pagi hari pekan lalu.
Pria yang tak disebutkan namanya itu terkejut melihat wajah sang istri yang jelek. Pria itu pertama kali mengenal perempuan tersebut melalui Facebook.
“Saya tertipu karena dia menggunakan make up tebal sebelum menikah. Dia terlihat jelek tanpa rias," katanya, kepada pengadilan, seperti dikutip dari Gulf News, Sabtu (30/10/2021).
BACA JUGA: Informasi Stok Darah di PMI DIY 30 Oktober 2021
Disebutkan, sang perempuan sering mengunggah foto mengenakan make up sehingga tampak cantik. Singkat cerita, mereka bertemu beberapa kali sampai akhirnya memutuskan menikah.
Namun sebulan setelah menikah, perempuan itu tak lagi mengenakan make up sehingga terlihat wajah aslinya. "Saya terkejut karena dia tidak terlihat seperti orang yang saya temui beberapa kali sebelum menikah. Saya melihat fotonya di Facebook, dia terlihat sangat berbeda ketika tidak memakai rias. Saya tertipu dan ingin menceraikannya," ujar pria tersebut.
Artikel ini telah tayang di yogya.inews.id dengan judul "Ada-Ada Saja Baru Sebulan Menikah, Suami Ini Ceraikan Istri karena Terlihat Jelek Tanpa Make up"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : iNews.id
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo Jumat 22 Mei 2026. Berangkat hampir tiap jam dengan tarif Rp8.000, praktis dan hemat.
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.
Buku Kampus Pergerakan diluncurkan saat 28 tahun Reformasi, mengulas sejarah panjang perjuangan mahasiswa sejak 1986.