Pelni Minta Semua Kapal Melintas di Laut Jawa Ikut Pantau Virgo Transport 8
Pelni meminta kapal yang melintas di Laut Jawa memantau Virgo Transport 8. Sinyal terakhir kapal tercatat pukul 22.33 WIB.
Ilustrasi monyet/Pixabay
Harianjogja.com, NEW DELHI-Gara-gara ulah seekor monyet, seorang pria meninggal dunia.
Nahas, seorang pria di India dilempar batu bata oleh seekor monyet. Lemparan ini mengenai kepalanya dan membuatnya pingsan sebelum akhirnya meninggal dunia.
Korban yang bernama Mohammad Kurbaan (30) dilempar batu bata oleh monyet dari lantai dua sebuah bangunan di New Delhi, India.
"Pada Senin malam, sekelompok monyet memindahkan kedua batu bata. Satu dilempar dari gedung dan yang lainnya ke dekat teras," kata polisi dilansir dari Daily Star.
Dikatakan, korban berada di area tersebut untuk membeli bahan pembuatan tas untuk bekerja.
BACA JUGA: Ini Urutan Kecepatan Internet Operator Seluler di Indonesia
Dalam penyelidikan polisi, pemilik bangunan Omprakash Mishra diangggap bersalah. Dia lalai karena meninggalkan batu bata di atas tangki air yang tujuan awalnya, agar monyet-moyet tidak masuk ke dalam.
The Indian Exspress melaporkan, monyet-monyet melemparkan batu bata yang ada. Sebagian mendarat di teras rumah dan ada juga yang mengenai kepala korban.
Monyet liar telah menjadi gangguan yang membahayakan di beberapa bagian India akhir-akhir ini.
Artikel ini telah tayang di yogya.inews.id dengan judul "Dilempar Batu Bata oleh Monyet, Pria Ini Tewas"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : iNews.id
Pelni meminta kapal yang melintas di Laut Jawa memantau Virgo Transport 8. Sinyal terakhir kapal tercatat pukul 22.33 WIB.
FAO menyebut gangguan pelayaran Selat Hormuz memicu kelangkaan pupuk global, menaikkan harga energi dan mengancam produksi pangan.
Kejagung melelang 436.283,08 ton batu bara terkait perkara Samin Tan dengan nilai limit Rp178,8 miliar.
DPRD Kota Jogja mendorong penataan PKL Malioboro dilakukan holistik, termasuk meningkatkan kunjungan ke Teras Malioboro.
Rusia diduga memasok informasi intelijen kepada Iran lewat satelit mata-mata untuk membantu serangan presisi terhadap aset militer AS.
KPK mengungkap modus kasus HGB Summarecon yang menyeret pejabat ATR/BPN, pihak swasta, dan uang sitaan senilai Rp106,3 miliar.