Hyundai Palisade Inden hingga 4 Bulan, Sudah Dipesan 700 Unit
Para konsumen yang memesan Hyundai Palisade tampaknya harus bersabar karena mas inden bisa mencapai 4 bulan.
Petugas kesehatan menunjukkan vaksin Covid-19 Moderna saat vaksinasi dosis ketiga sebagai vaksin penguat untuk tenaga medis./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA -Capaian vaksinasi Covid-19 di Indonesia diklaim termasuk yang tinggi di dunia saat ini.
Menteri Kesehatan Budi Sadikin mengatakan bahwa vaksinasi Indonesia untuk suntikan pertama hingga 4 Oktober sudah mencapai 94 juta orang, maka Indonesia berada nomor 5 di dunia.
“Indonesia ada di ranking 5 dunia naik 1 peringkat karena menyusul Jepang yang mencapai 80 jutaan orang,” katanya pada konferensi pers virtual, Senin (4/10/2021).
Budi menjelaskan, bahwa secara total vaksinasi yang sudah dilakukan pemerintah telah mencapai 148 juta. Angka tersebut berada di peringkat 6 dunia. Sedangkan, untuk vaksinasi harian, Indonesia sudah melewati 2 juta dalam sehari.
BACA JUGA: Beredar Surat Dukungan untuk Litto, Warga Muntuk Merasa Dijebak
Lalu, untuk total vaksin yang sudah diterima, papar Budi, dosisnya sudah mencapai 222 juta, yang telah dikirim ke daerah 193 juta. Dari jumlah tersebut, sudah diberikan kepada 148 juta warga. Dengan begitu, masih ada sekitar 70 juta yang belum terdistribusi.
“Masih cukup banyak. Sekarang kita terus membicarakan bagaimana percepatan vaksinasi ini,” jelasnya.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pemerintah akan terus berkomitmen menggencarkan pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat untuk mencapai target kekebalan komunal (herd immunity) pada akhir 2021.
Hal ini disampaikannya saat meninjau sentra vaksinasi di wilayah timur Indonesia, tepatnya di Kota Ambon, Senin (4/10/2021).
Airlangga yang turut menjadi Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Penanganan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) mengapresiasi antusiasme warga Kota Ambon yang datang untuk melakukan vaksinasi di Tribun Lapangan Merdeka.
Sentra vaksinasi di Tribun Lapangan Merdeka tersebut, diselenggarakan mulai 22 September—14 Oktober 2021.
Target capaian vaksinasi dalam periode 3 minggu tersebut sebanyak 20 ribu orang, sedangkan pelaksanaan pada 4 Oktober 2021 ini ditargetkan bagi 2 ribu orang.
Pelaksanaan vaksinasi dilakukan oleh vaksinator yang terbagi menjadi 7 serta berasal dari Puskesmas pada Dinas Kesehatan Kota Ambon dan tim dari TNI.
Sementara itu, jenis vaksin yang digunakan yakni Sinovac, AstraZeneca, dan Moderna.
Sampai dengan 3 Oktober 2021, Airlangga mengatakan vaksinasi di Lapangan Merdeka tersebut tercatat telah mencapai 1.097 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Para konsumen yang memesan Hyundai Palisade tampaknya harus bersabar karena mas inden bisa mencapai 4 bulan.
Kemendag minta UMKM laporkan pungli dan gangguan usaha. Pemerintah janji lindungi pelaku usaha kecil.
Manuel Neuer comeback ke Timnas Jerman untuk Piala Dunia 2026. Ini daftar skuad lengkap pilihan Nagelsmann.
Polda Jateng bongkar koperasi ilegal BLN. Dana Rp4,6 triliun, 41 ribu korban, dua tersangka ditetapkan.
JFF 2026 hadir di Jogja, padukan edukasi finansial, konser musik, dan lari amal untuk generasi muda.
Kasus TBC di Kulonprogo meningkat. Dinkes dan PDPI gelar cek kesehatan gratis untuk deteksi dini.