Advertisement
Pembelajaran Tatap Muka Jalan Terus di Bawah Pantauan Kemenkes
Sejumlah siswa mengikuti kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di SDN Lenteng Agung 07, Jakarta, Senin (27/9/2021). - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Sadikin mengatakan kementerian yang dia pimpin akan terus mengawal pembelajaran tatap muka (PTM) di tengah pandemi Covid-19. Proses pendidikan secara luring dianggap penting selama PPKM dua pekan ke depan.
“Oleh karena itu, perlu dikawal metode surveillance dan protokol kesehatan (prokes) yang baik. Kami sudah menyusun aktivitas surveillance untuk sekolah-sekolah yang melakukan pembelajaran tatap muka,” katanya pada konferensi pers virtual, Senin (4/10/2021).
Advertisement
Budi menjelaskan, bahwa metode prokes yang dilakukan adalah 10 persen dari sekolah yang melakukan tatap muka di satu kabupaten/kota akan dilakukan tes acak. Di situ akan dibagi lagi secara proporsional untuk setiap kecamatan.
Tes acak dilakukan untuk masing-masing 30 guru dan murid. Dari hasil yang sudah dilakukan di Jakarta, ada beberapa tindakan berdasarkan temuan.
Apabila kasus positif ada di atas 5 persen, maka sekolah akan ditutup selama 2 minggu. Sambil menunggu belajar luring lagi, protkes diperbaiki. Jika kasus positif 1 persen sampai 5 persen, satu kelas yang ada kasusnya diminta dikarantina. Sedangkan lainnya bisa belajar seperti biasa.
Sedangkan, apabila di bawah 1 persen, papar Budi, tindakan yang dilakukan seperti biasa. Mereka yang kontak erat dengan terkonfirmasi positif menjalani karantina.
“Diharapkan dengan menjalankan disiplin seperti ini, kita bisa mensurvei secara dini pelajar-pelajar kita yang positif dan tidak perlu menunggu untuk menjadi besar, sehingga harus menutup seluruh kota,” ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KAI Buka Penjualan Tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan Lebaran 2026
- Demi Kopdes Merah Putih, Mendes Minta Izin Minimarket Baru Ditahan
- Menhub Dorong Masjid di Jalur Mudik Jadi Rest Area Lebaran 2026
- BMKG Catat Gempa Magnitudo 7 di Kalimantan Utara, Pusat di Daratan
- Operasi SAR KLM Nur Ainun Balqis Dihentikan, 2 Korban Masih Hilang
Advertisement
Sri Purnomo Bantah Dana Hibah Pariwisata Sleman Terkait Pilkada
Advertisement
Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah
Advertisement
Berita Populer
- Bantul Dapat Kuota Sampah 700 Ton Seusai Penutupan TPA Piyungan
- OPINI: Beasiswa Negara dan Tanggung Jawab Kebangsaan
- Kasus Perceraian di PN Sleman Capai 1.483, Ekonomi Jadi Faktor Pemicu
- GoPay Hadirkan War Trakjil Ramadan, Hadiah hingga Miliaran
- 300 LPJU Gunungkidul Rusak, Banyak Jalan Gelap Saat Malam
- Gejala Hipertensi Bisa Muncul Diam-Diam, Kenali Sejak Dini
- Talud Batu Kali di Kota Jogja Diganti Beton Bertulang
Advertisement
Advertisement





