Advertisement

Pembelajaran Tatap Muka Jalan Terus di Bawah Pantauan Kemenkes

Jaffry Prabu Prakoso
Senin, 04 Oktober 2021 - 18:37 WIB
Budi Cahyana
Pembelajaran Tatap Muka Jalan Terus di Bawah Pantauan Kemenkes Sejumlah siswa mengikuti kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di SDN Lenteng Agung 07, Jakarta, Senin (27/9/2021). - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Sadikin mengatakan kementerian yang dia pimpin akan terus mengawal pembelajaran tatap muka (PTM) di tengah pandemi Covid-19. Proses pendidikan secara luring dianggap penting selama PPKM dua pekan ke depan.

“Oleh karena itu, perlu dikawal metode surveillance dan protokol kesehatan (prokes) yang baik. Kami sudah menyusun aktivitas surveillance untuk sekolah-sekolah yang melakukan pembelajaran tatap muka,” katanya pada konferensi pers virtual, Senin (4/10/2021).

Budi menjelaskan, bahwa metode prokes yang dilakukan adalah 10 persen dari sekolah yang melakukan tatap muka di satu kabupaten/kota akan dilakukan tes acak. Di situ akan dibagi lagi secara proporsional untuk setiap kecamatan.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Tes acak dilakukan untuk masing-masing 30 guru dan murid. Dari hasil yang sudah dilakukan di Jakarta, ada beberapa tindakan berdasarkan temuan.

Apabila kasus positif ada di atas 5 persen, maka sekolah akan ditutup selama 2 minggu. Sambil menunggu belajar luring lagi, protkes diperbaiki. Jika kasus positif 1 persen sampai 5 persen, satu kelas yang ada kasusnya diminta dikarantina. Sedangkan lainnya bisa belajar seperti biasa.

Sedangkan, apabila di bawah 1 persen, papar Budi, tindakan yang dilakukan seperti biasa. Mereka yang kontak erat dengan terkonfirmasi positif menjalani karantina.

“Diharapkan dengan menjalankan disiplin seperti ini, kita bisa mensurvei secara dini pelajar-pelajar kita yang positif dan tidak perlu menunggu untuk menjadi besar, sehingga harus menutup seluruh kota,” ucap dia.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Anak Difabel di Bantul Diduga Diperkosa Tetangga

Bantul
| Minggu, 25 September 2022, 10:47 WIB

Advertisement

alt

Mengenal Pendekar Roti Kolmbeng Terakhir di Jogja

Wisata
| Sabtu, 24 September 2022, 17:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement