Nenek Pikun di Karanganyar Hilang Dua Hari, Ditemukan Tewas di Sungai
Nenek berusia 70 tahun yang dilaporkan hilang dua hari ditemukan meninggal dunia di Sungai Jlantah, Karanganyar.
Pasutri bersama delapan anaknya tinggal di kolong lapan wedangan.
Harianjogja.com, SOLO - Kisah memilukan yang dialami keluarga dari pasangan suami istri Cahyo Yulianto (50) dan Wiwin Haryati (48), di Sukoharjo, Jawa Tengah, memantik rasa kepedulian dari berbagai pihak.
Bagaimana tidak, pasangan suami istri dan delapan anaknya itu terpaksa tinggal di kolong meja wedangan karena tidak punya uang untuk membayar kontrakan.
Setelah kisah memilukan yang dialami keluarga itu viral di media sosial, Yayasan Kita Peduli lalu berinisiatif untuk melakukan penggalangan donasi.
Dilansir dari Solopos.com-jaringan Harianjogja.com, donasi yang terkumpul berhasil mendapatkan uang senilai Rp 32.650.000 dalam waktu satu hari.
Founder Yayasan Kita Peduli Gerry Prayudi mengatakan, donasi yang terkumpul itu sudah diberikan kepada yang bersangkutan.
“Open donasi kita buka hanya sehari dengan total dana yang terkumpul Rp32.650.000. Donasi ini kita berikan kepada pasangan suami istri bapak Cahyo dan ibu Wiwin,” kata dia, Jumat (17/9/2021).
Bantuan tersebut, kata Gerry, diberikan dalam wujud biaya kontrakan rumah selama dua tahun, pembelian sepeda motor bekas senilai Rp8 juta, modal usaha untuk pembelian gerobak, perlengkapan memasak seperti kompor, gelas kaca dan lainnya.
Terkait dengan kontrakan rumah, pasutri Cahyo dan Wiwin meminta untuk dicarikan yang lokasinya tidak jauh dari tempat jualan mereka.
Pasutri ini membuka lapak dagangan wedangan di pinggir Jalan Raya Solo-Semarang tepatnya memanfaatkan trotoar jalan di depan SMP Negeri 3 Kartasura.
“Hari ini mudah-mudahan kita mendapatkan kontrakan untuk bisa digunakan keluarga pak Cahyo. Lokasinya kita carikan memang tidak jauh dari tempat jualannya sesuai permintaan Pak Cahyo,” kata dia.
Gerry berharap bantuan yang diberikan kepada satu keluarga ini bisa bermanfaat. Utamanya memberikan tempat berteduh yang layak bagi satu keluarga tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Nenek berusia 70 tahun yang dilaporkan hilang dua hari ditemukan meninggal dunia di Sungai Jlantah, Karanganyar.
Timnas Iran memindahkan markas ke Meksiko jelang Piala Dunia 2026 demi mengatasi masalah visa dan keamanan.
Kepuasan pelanggan KAI Daop 6 Jogja terus meningkat hingga 4,55 pada 2025. Layanan makin nyaman, aman, dan ramah lingkungan.
BNPB mengimbau masyarakat waspada cuaca ekstrem usai BMKG memprediksi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.
Jadwal KRL Jogja-Solo terbaru 25 Mei 2026 lengkap. Tarif Rp8.000, berangkat hampir tiap jam, solusi cepat anti macet.
Bruno Fernandes mencetak 21 assist musim ini, memecahkan rekor Liga Inggris dan mengungguli Thierry Henry serta Kevin De Bruyne.