Advertisement
Muncul Dugaan Kasus Tabung Oksigen Palsu di Tulungagung
Pekerja di CV Asiana Gasindo tengah mengisi ulang tabung gas yang hendak disuplai ke sejumlah rumah sakit di Provinsi Sumatra Barat, Minggu (11/7/2021). - Bisnis/Noli Hendra\\r\\n
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Polda Jawa Timur sedang menyelidiki perkara dugaan tindak pidana pengisian tabung oksigen palsu yang beredar di wilayah Kabupaten Tulungagung Jawa Timur.
Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengemukakan, bahwa perkara itu bakal ditangani langsung oleh Satuan Tugas Penegakan Hukum Aman Nusa II Polda Jawa Timur.
Advertisement
Pasalnya, kata Gatot, temuan tabung berisi oksigen palsu itu telah membuat masyarakat Tulungagung Jawa Timur khawatir dan ketakutan.
"Dalam proses penyelidikan Satgas Penegakan Hukum Aman Nusa II Polda Jawa Timur," tuturnya kepada Bisnis, Kamis (22/7/2021).
Sebelumnya, seorang anggota Peternak Sol Koi Alipin menemukan tabung oksigen diduga palsu di wilayah Tulungagung Jawa Timur.
Hal itu terungkap pada saat Alipin memasukkan sejumlah ikan koi ke dalam plastik berisi oksigen. Namun, tidak berselang lama, sejumlah ikan tersebut mendadak mati akibat tidak ada oksigen.
Alipin pun langsung menguji tabung oksigen yang dia beli dari temannya seharga Rp100.000 dengan cara dibakar. Jika oksigen tersebut asli, maka bisa langsung terbakar jika disulut api. Sementara jika palsu, oksigen itu tidak akan terbakar sama sekali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kampung Lampion Jogja Jadi Percontohan Nasional Penataan Tepi Sungai
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Daftar Mobil Listrik 500 Km+ di Indonesia, Termurah Rp380 Juta
- Tantangan Sekolah Rakyat Teratasi, Pembelajaran Dinilai Makin Stabil
- Perlintasan KA di Jogja Rawan, Aulia Reza Dorong Keselamatan Kolektif
- Mengenang Sejarah hingga Proteksi Karya, Makna di Balik 26 April
- Start dari Posisi 17, Veda Ega Pratama, Jadwal Lengkap dan Waktu Balap
- Eks Pekerja Sritex Desak Pemerintah Ambil Alih Pabrik Jadi BUMN
- Pemerintah Keluarkan PMK 24/2026, Harga Tiket Pesawat jadi Lebih Murah
Advertisement
Advertisement








