Advertisement
KRL Jogja–Solo Layani 12 Perjalanan per Hari Selama PPKM Level 4
Rangkaian kereta rel listrik (KRL) melintas di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Minggu (19/4/2020). - JIBI/Bisnis.com/Arief Hermawan P
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter mengoperasikan KRL Jogja–Solo PP dengan 12 perjalanan per hari mulai 20 Juli 2021.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengatakan rekayasa operasi untuk KRL ini dilakukan pada masa perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4 sekaligus pekan Hari Raya Iduladha hingga 25 Juli 2021.
Advertisement
"KA Prambanan Ekspres Jogja– Kutoarjo PP akan melayani pengguna dengan empat perjalanan setiap harinya. Seluruh syarat dokumen perjalanan juga diwajibkan bagi pengguna KRL maupun KA Prambanan Ekspres," katanya dikutip Rabu (21/7/2021).
Dia menjelaskan, selama perpanjangan PPKM Level 4, KRL dan KA Lokal akan tetap beroperasi hanya untuk pekerja di sektor esensial dan kritikal dengan aturan mengenai syarat dokumen perjalanan yang tetap berlaku.
Adapun, kata dia, aturan mengenai tetap berlakunya syarat dokumen perjalanan bagi pengguna KRL ini mengacu pada SE Kementerian Perhubungan No 54/2021 tanggal 18 Juli tentang Perubahan Kedua Atas SE Menteri Perhubungan No 42/2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Perkeretaapian Pada Masa Pandemi Covid-19.
"Sebagaimana telah berlaku sejak 12 Juli lalu, pengguna KRL wajib menunjukkan Surat Tanda Registrasi Pekerja [STRP] atau surat keterangan lain yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah setempat, atau Surat tugas yang ditandatangani oleh pimpinan perusahaan atau pejabat minimal eselon 2 untuk lembaga pemerintah," jelasnya.
Anne menambahkan, selama berlakunya PPKM Level 4 dan diperketat lagi dengan syarat dokumen perjalanan untuk pengguna KRL dan KA Lokal, volume pengguna kereta telah berkurang signifikan. Volume pengguna KRL Jogja–Solo turun 61 persen dibandingkan sebelum masa PPKM Level 4.
Kendati demikian, dia tetap mengajak para pengguna yang masih beraktivitas dengan KRL maupun KA Lokal untuk mengikuti seluruh protokol kesehatan yang berlaku di stasiun maupun di dalam kereta seperti menggunakan masker ganda dengan masker medis di dalam dan masker kain sebagai pelapis di luar.
Selain itu juga pengguna diharapkan untuk mencuci tangannya sebelum dan sesudah menggunakan KRL dengan memanfaatkan wastafel tambahan di setiap stasiun yang telah tersedia. KAI Commuter juga mengimbau para pengguna tetap menjaga jarak aman sesama pengguna dengan mengikuti marka-marka di stasiun maupun kereta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Lonjakan Kendaraan Arus Balik, Rest Area di Tol Ini Ditutup
- Listrik Kuba Kembali Padam Saat Tekanan Krisis Energi Meningkat
- Ledakan Petasan di Pamekasan Bongkar Produksi Berdaya Ledak Tinggi
- China Desak Penghentian Konflik Timur Tengah Saat Idulfitri
- Konflik Gas Iran-Qatar Picu Lonjakan Harga, Trump Berubah Arah
Advertisement
Sepi Saat Lebaran Antrean Pengunjung Tamansari Tak Lagi Mengular
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Arus Balik, Kendaraan lewat Tol Purwomartani Tembus 1.450 Per Jam
- Arus Meningkat, GT Purwomartani Dibuka hingga Pukul 20.00 WIB
- Wisata Bantul Mulai Ramai, Pantai Masih Jadi Favorit
- Arus Kendaraan di Perbatasan DIY Melonjak
- Polda DIY Cek Kesiapan Arus Balik, Ini Hasilnya
- Dua Wisatawan Terseret Arus Rip Current di Pantai Drini
- Tahan Godaan Opor, Kapten PSIM Reva Pilih Tetap Disiplin Jaga Fisik
Advertisement
Advertisement







