Bedah Rumah DIY Melonjak, BSPS 2026 Tembus 3.000 Unit
Program BSPS DIY 2026 melonjak menjadi 3.000 unit rumah. Kementerian PKP memperbesar bantuan bedah rumah untuk mempercepat penanganan RTLH.
Head of Marketing dan RnD Sei Sapi Kana Banyubiru di Gerai. /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA—Salah satu kuliner dari Indonesia Timur yang saat ini cukup populer di tengah masyarakat Jogja adalah Sei Sapi Kana. Merupakan irisan daging sapi yang dipanggang selama berjam-jam dipadu bumbu rempah sehingga menghasilkan citarasa yang lezat. Meski baru masuk pada 2019 silam, kuliner Sei Sapi ini menjadi popular berkat ekosistem digital.
Head of Marketing dan RnD dari Se’i Sapi Kana Banyubiru menjelaskan dalam pengembangan bisnis kuliner Sei ini dokus dengan media sosial sebagai alat promosi. Selain itu memanfaatkan peluang lewat platform digital yang menawarkan layanan pesan-antar secara online seperti GrabFood. Melalui digital tersebut ia terus mempopulerkan masakan khas Indonesia Timur ini dengan menyediakan berbagai macam variasi menu. Mulai dari sambal yang mempertahankan keaslian dari Indonesia Timur dengan nama Sambal Lu’at sebagai menu andalan.
BACA JUGA : Mencicipi Makanan Kekinian, Se\'i Sapi Koro Hadir di Sleman
“Lewat platform utama ini sebagai layanan pengantaran online, terbukti dari kehadiran Se’i Sapi telah menghasilkan kesadaran pasar yang lebih baik. Dua atau tiga tahun lalu, Se’i Sapi adalah menu yang cukup sulit ditemukan di kalangan masyarakat Indonesia. Kini masyarakat bisa menikmati hidangan ini di 100 gerai di kota-kota seperti Jogja, Jakarta, Semarang, Malang, Bali dan kota lainnya,” katanya Rabu (14/7/2021).
Banyu menilai dukungan dari GrabFood juga telah mempengaruhi strategi bisnis dan meningkatkan layanan dine-in Se’i Sapi Kana. “Hal yang perlu diperhatikan adalah menciptakan keseimbangan antara promosi yang tersedia di platform ini dan yang tersedia di gerai offline. Kami menemukan bahwa kehadiran kami di platform online mendorong konsumen untuk ke toko secara langsung,” katanya.
Head of Marketing GrabFood Hadi Koe menambahkan ia menciptakan ekosistem digital yang baik untuk membantu UMKM mengembangkan bisnisnya di ranah digital. Salah satunya mitra dari berbagai latar belakang dapat memperoleh manfaat dari fitur dan program yang diluncurkan.
“Kami juga memberikan wujud apresiasi pada mitra. Harapannya, program ini dapat membantu mengembangkan menu baru untuk memanjakan konsumen dan selalu berusaha untuk memberdayakan para mitra dan menjadi platform terbaik untuk pelaku UMKM,” ujarnya.
BACA JUGA : Warganet Ini Bandingkan Kuliner Jogja dan Solo, Katanya
Founder dari Sei Sapi Kana Andra Lesmana menyatakan, misi untuk mempopulerkan hidangan Se’i di seluruh nusantara telah berhasil dengan dukungan dari ekosistem digital yang mumpuni. Ia terus berupaya menganalisis tren secara akurat dan menerapkan pembaruan u pasar, seperti melayani masyarakat yang berkegiatan di rumah. “Selain itu pelaku usaha juga harus mempunyai mental yang luar biasa,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program BSPS DIY 2026 melonjak menjadi 3.000 unit rumah. Kementerian PKP memperbesar bantuan bedah rumah untuk mempercepat penanganan RTLH.
Komitmen menjaga keberlanjutan jaringan irigasi sebagai penopang ketahanan pangan terus diperkuat melalui penyelenggaraan Workshop Gerakan Irigasi Bersih
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling pada 5 Juni 2026 untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menerima penghargaan sebagai salah satu pemerintah daerah berprestasi untuk kategori Pengendalian Inflasi Terbaik.
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling 5 Juni 2026. Jadwal lengkap dan lokasi
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling pada 5 Juni 2026.