Dewan Masjid Dukung Penutupan Sementara Rumah Ibadah Saat PPKM Darurat

Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) yang juga mantan Wapres Jusuf Kalla. - Antara/Muh Hasanuddin
02 Juli 2021 00:27 WIB Media Digital News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK) mendukung langkah yang dilakukan pemerintah untuk menutup sementara rumah ibadah selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang rencananya berlakukan pada tanggal 3–20 Juli 2021.

Menurutnya keputusan pemerintah tersebut adalah sebuah langkah tepat untuk melindungi masyarakat dari paparan virus Covid-19, mengingat rumah ibadah merupakan salah satu tempat yang potensi menimbulkan kerumunan sehingga dapat mempercepat laju penyebaran Covid-19.

“Salah satu cara untuk menghentikan laju dari penularan Covid ini adalah membatasi kerumunan hanya itu cara yang efektif. Salah satu tempat orang berkumpul adalah rumah ibadah, karena itulah maka peraturan dalam PPKM yang akan berlaku ini di mana rumah ibadah akan ditutup itu adalah salah satu cara yang baik untuk melindungi kita semua” hal itu disampaikan JK dari kediamannya Jalan Brawijaya No. 6 Kebayoran baru Jakarta Selatan, Kamis, 1 Juli 2021.

Namun demikian, Ketua Umum DMI M. Jusuf Kalla, mengharapkan perangkat masjid, terutama muadzin tetap menggelar adzan sesuai waktu salat, dan khususnya marbot masjid tetap ke masjid sebagaimana hari hari biasa.   

Lebih lanjut JK mengingatkan bahwa dalam ajaran islam hal yang paling utama adalah menjaga keselamatan sesama.  Untuk itu JK menghimbau agar umat islam di Indonesia mematuhi peraturan dari pemerintah tersebut dengan tidak berkumpul di masjid demi keselamatan sesama. 

Terkait pelaksanaan salat Id dalam rangka hari raya kurban yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini, JK menyarankan agar pelaksanaan ibadah tersebut sedapatnya dilakukan di rumah saja atau pada tempat-tempat yang terbatas. (***)

Sumber : Siaran pers