Kenali 3 Gangguan Prostat yang Sering Dialami Pria
Kenali tiga gangguan prostat pada pria, mulai BPH, prostatitis hingga kanker prostat, serta gejala dan pentingnya deteksi dini.
Sejumlah Tim SAR saat melakukan evakuasi mayat yang tidak dikenal dan ternyata seorang komponis asal Yogtakarta, Yulius Panon Pratomo, di Sungal Bengawan Solo Masaran Sragen, Senin (24/5/2021). /Ist-dok Humas Polres Sragen
Harianjogja.com, SRAGEN - Petugas melakukan autopsi jenazah komposer lagu gereja asal Sleman Yulius Panon Pratomo, 43, yang ditemukan di Sungai Bengawan Solo, Masaran, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Autopsi dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Moewardi Solo.
Yulius Panon Pratomo, warga Desa Tlogodadi, Kecamatan Mlati, Sleman, dilaporkan hilang pada Minggu (23/5/2021), tetapi kemudian jasadnya ditemukan mengapung di Sungai Bengawan Solo, Masaran, Sragen, pada Senin (24/5/2021) pukul 12.00 WIB, kata Kepala Satuan Reskrim Polres Sragen AKP Guruh Bagus Eddy Suryana, di Sragen, Selasa (25/5/2021).
Hal itu, katanya, terungkap berawal dari penemuan mayat tidak dikenal oleh tim SAR yang kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen. Namun, setelah dilakukan identifikasi oleh Sat Rekrim Polres Sragen dengan sidik jari dan lainnya, ternyata atas nama korban, Yulius Palon Pratomo (43), warga Kampung Sanggrahan RT 05/RW 16, Kelurahan Tlogoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Baca juga: Jasadnya Ditemukan Mengapung, Yulius Komposer Lagu Gereja ke Solo untuk Persiapan Konser
"Kami melakukan identifikasi korban dari sidik jarinya. Hal itu, dikuatkan dengan kesaksian dari keluarga korban yang datang langsung di rumah sakit," katanya.
Jenazah korban saat ditemukan sudah membengkak dan sulit dikenali, tetapi dari beberapa petunjuk yang ditemukan yang ditambah keterangan keluarga, maka korban dipastikan Yulius Panon Pratomo seorang komponis asal Sleman.
Ia menjelaskan pihaknya hingga kini belum dapat memastikan penyebab kematian korban. Jenazah korban kini sudah dibawa ke RSUD Dr Moewardi Solo guna autopsi. "Kami belum bisa memberikan keterangan karena masih menunggu hasil autopsi dari rumah sakit," kata Kasat.
Seperti diketahui, Komponis asal Sleman,Yulius Panon Pratomo dilaporkan hilang pada Minggu (23/5/2021). Dia melakukan konser virtual di Solo hingga tanggal 31 Mei 2021. Namun, korban dilaporkan hilang kemudian ditemukan jasadnya mengapung di Sungai Bengawan Solo, di wilayah Sragen, pada Senin (24/5/2021).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kenali tiga gangguan prostat pada pria, mulai BPH, prostatitis hingga kanker prostat, serta gejala dan pentingnya deteksi dini.
Trump menyambut langsung Xi Jinping di bandara AS. Kunjungan tiga hari ini diwarnai agenda perdagangan, teknologi, Taiwan hingga Iran.
Menlu Sugiono akan membawa pesan ketahanan global dalam Sidang Umum PBB ke-81, termasuk isu Palestina dan reformasi PBB.
PHRI Sleman mengungkap sejumlah kendala peningkatan wisatawan dan okupansi hotel, mulai efisiensi anggaran hingga investasi dan event besar.
Update medali Asian Games 2026, Indonesia telah mengoleksi 13 medali, terdiri dari 1 perak dan 12 perunggu.
Korban dugaan keracunan MBG di Bawang, Batang, mencapai 276 orang. Pemkab mengancam menutup SPPG jika terbukti lalai.