Kasus Covid-19 Aktif di 14 Provinsi Naik

Petugas medis berada di dalam ruangan infeksius Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Adam Malik Medan, Sumatera Utara, Rabu (4/3/2020). Pihak RSUP Adam Malik mengumumkan empat warga yang dirawat rumah sakit itu terkait dugaan COVID-19 dinyatakan negatif dan tiga orang diantaranya sudah dipulangkan. ANTARA FOTO - Septianda Perdana
17 Mei 2021 15:07 WIB Rayful Mudassir News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Sebanyak 14 provinsi mencatat peningkatan kasus Covid-19 aktif. Ada 6 provinsi dengan lonjakan kasus virus Corona aktif yang ada di Pulau Sumatra.

Menteri Koordinator Bidang Perekomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa kasus aktif meningkat di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Jambi dan Bangka Belitung.

Di luar Pulau Sumtera, jelas dia, kenaikan kasus aktif itu terjadi DKI Jakarta, Banten, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku, Nusa Tenggara Barat, dan Maluku Utara.

“Dibandingkan minggu pertama April, kasus mingguan di Sumatra ada tren meningkat dan tentu kita memonitor mobilitas penduduk pascalibur lebaran dari Sumatra ke Jawa,” katanya saat konferensi pers virtual, Senin (17/5/2021).

Lebih lanjut, bed of occupancy secara nasional masih relatif rendah yakni 29 persen. Akan tetapi, sejumlah daerah melaporkan tingkat keterisian kamar rumah sakit cukup tinggi.

Beberapa daerah itu antara lain Sumatra Utara 57 persen, Riau 52 persen, Kepulauan Riau 49 persen, Sumatra Barat 49 persen, Sumatra Selatan 47 persen, Bangka Belitung 45 persen, Jambi 43 persen serta Lampung 38 persen.

“[Keterisian] di Kemayoran [RS Covid-19 Wisma Atlet] relatif rendah yaitu 16 persen,” terangya.

Selain itu, pemerintah mendapati mobilitas masyarakat cukup tinggi di beberapa wilayah aglomerasi, seperti Maluku Utara hampir 100 persen, Sulawesi Barat 78 persen serta Gorontalo 72 persen. Sementara itu, mobilitas rendah tercatat di provinsi Bali.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia