Advertisement
Pertama di Dunia, India Cetak Rekor Kasus Harian Lebih dari 400.000
Seorang pasien dengan gangguan pernapasan berbaring di dalam mobil sambil menunggu untuk masuk rumah sakit COVID-19 untuk perawatan di tengah penyebaran penyakit virus corona (Covid-19) di Ahmedabad, India, Kamis (22/4/2021). - Antara/REUTERS
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - India mencatat lebih dari 400.000 kasus harian baru, Sabtu (1/5/2021). India menjadi egara pertama yang mencetak jumlah tersebut dalam pandemi Covid-19.
Menurut kementerian kesehatan, 401.993 infeksi baru terdaftar sehingga total beban kasus menjadi 19,1 juta. Ada 3.523 kematian, sehingga jumlah korban menjadi 211.853.
Advertisement
Banyak ahli menduga bahwa karena pengujian yang tidak memadai dan pencatatan penyebab kematian yang tidak akurat, angka sebenarnya jauh lebih tinggi.
Otoritas India menurunkan kewaspadaan mereka di awal tahun setelah infeksi turun di bawah 10.000 per hari, mencabut pembatasan pada sebagian besar aktivitas.
Pertemuan keagamaan massal seperti Kumbh Mela, yang menarik jutaan peziarah Hindu, dan demonstrasi politik dibiarkan berlanjut bahkan ketika jumlah kasus mulai meningkat tajam pada akhir Maret.
Pada bulan April saja, India mencatat sekitar 7 juta infeksi baru. Namun, pada basis per kapita beban kasus India tetap rendah dibandingkan dengan banyak negara lain.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Dinkes Bantul Siaga Risiko KLB dan Kasus Keracunan Saat Lebaran
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Idulfitri Jadi Kesempatan Baik Saling Hargai Perbedaan
- Lebaran Pemain PSIM, Donny ke Lombok, Raka Cahyana Mudik
- Warga Berburu Berkah Gunungan Grebeg Syawal
- Dua Kecelakaan Saat Malam Takbiran di Gunungkidul, Tiga Meninggal
- Bos Djarum Akan Dimakamkan di Rembang
- Garebeg Sawal 2026 Tanpa Gajah, Ini Penjelasan Kraton
- Kraton Keluarkan Lima Gunungan Garebeg Syawal, Ini Maknanya
Advertisement
Advertisement








