Herdman Pisah Skuad Timnas Indonesia FIFA Matchday dan Piala ASEAN
John Herdman memastikan Timnas Indonesia memakai dua skuad berbeda untuk FIFA Matchday Juni 2026 dan Piala ASEAN 2026.
Logo PAN/JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA - Belum lama ini, tokoh reformasi Amien Rais resmi mendeklarasikan Partai Ummat. Namun DPP Partai Amanat Nasional (PAN) menegaskan tidak merasa terganggu dengan berdirinya partai baru tersebut.
"Ideologi politik PAN dan Partai Ummat berbeda. PAN berideologi Nasionalis Religius, sedangkan Partai Ummat berideologi Islam. Perbedaan ideologi politik partai akan menyebabkan keperbedaan basis sosial di masyarakat dan basis konstituen tentu berbeda," kata Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Sabtu (1/5/2021).
Selain itu, lanjut Yoga, kader dan pengurus PAN dari pusat sampai daerah tetap solid, kompak, berkomitmen, dan militan sebagai pejuang partai.
"Tidak ada anggota legislatif dan eksekutif PAN yang menyatakan keluar dari PAN. Karena kader PAN itu rasional dan berakal sehat sehingga mereka secara obyektif dapat menilai dengan benar tentang masa depan politiknya," paparnya.
Jika ada mantan anggota PAN yang terlibat di Partai Ummat, kata Yoga, jumlahnya hanya sedikit saja, non signifikan.
Baca juga: Ketua Umum Partai Ummat Tak Lain Menantu Amien Rais Sendiri
PAN, kata dia, sampai saat ini terus menggalang konsolidasi organisasi sampai ke tingkat desa, membantu masyarakat dalam memberantas pandemi COVID-19, menyelenggarakan perkaderan dan melaksanakan program pemenangan pemilu.
Yoga pun mengucapkan selamat datang, ahlan was sahlan, kepada Partai Ummat yang resmi dideklarasikan. "PAN merasa senang hati ada partai politik baru yang didirikan," ujarnya.
Dia berharap kehadiran Partai Ummat dapat meningkatkan kualitas pelembagaan demokrasi di Indonesia. "Praktik demokrasi dapat berjalan dengan baik dan memberikan kontribusi bagi tujuan pembangunan nasional tergantung dari keberadaan partai politiknya," ucap Yoga.
Deklarasi
Tokoh Reformasi 1998 Amien Rais secara resmi mendeklarasikan pendirian Partai Ummat di Yogyakarta, Kamis (29/4/2021) bertepatan pada 17 Ramadhan 1442 Hijriah, demikian informasi dari akun Youtube Amien Rais Official.
"Atas nama para pendiri, para pimpinan, para kader, dan anggota Partai Ummat, pada 17 Ramadhan 1442 Hijriah, bertepatan dengan 29 April 2021 Masehiah, Bismillahirahmanirahim, saya deklarasikan kelahiran Partai Ummat di persada Bumi Pertiwi Indonesia yang kita cintai bersama," tutur Amien Rais sebagaimana dipantau di Jakarta, Kamis.
"Kami Partai Ummat bersama anak bangsa lainnya, Insya Allah, akan bekerja, berjuang, dan berkorban apa saja untuk melawan kezaliman dan menegakkan keadilan," kata Amien Rais yang saat deklarasi mengenakan seragam Partai Ummat.
Saat deklarasi, Partai Ummat turut mengumumkan jajaran pengurus Majelis Syuro dan Dewan Pengurus Pusatnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
John Herdman memastikan Timnas Indonesia memakai dua skuad berbeda untuk FIFA Matchday Juni 2026 dan Piala ASEAN 2026.
Sebanyak 3.393 PPPK paruh waktu di Bantul resah kontrak berakhir September 2026 di tengah pembatasan belanja pegawai daerah.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi tak henti-hentinya mempromosikan potensi investasi di wilayahnya kepada para investor baik dalam negeri maupun luar negeri.
Kelurahan Keparakan menggelar pelatihan menulis aksara Jawa untuk melestarikan budaya dan menarik minat generasi muda di Jogja.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Kulonprogo siapkan program Kampung Redam untuk mencegah konflik horizontal. Lima kalurahan disiapkan menjadi proyek percontohan.