KKP Akan Cabut Izin KM Maulana 23 Terkait Dugaan Kekerasan ABK
KKP akan mencabut izin KM Maulana 23 setelah dugaan kekerasan terhadap ABK viral. Kapal membawa 28 ABK dan kini diamankan di Dobo.
Logo PAN/JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA - Belum lama ini, tokoh reformasi Amien Rais resmi mendeklarasikan Partai Ummat. Namun DPP Partai Amanat Nasional (PAN) menegaskan tidak merasa terganggu dengan berdirinya partai baru tersebut.
"Ideologi politik PAN dan Partai Ummat berbeda. PAN berideologi Nasionalis Religius, sedangkan Partai Ummat berideologi Islam. Perbedaan ideologi politik partai akan menyebabkan keperbedaan basis sosial di masyarakat dan basis konstituen tentu berbeda," kata Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Sabtu (1/5/2021).
Selain itu, lanjut Yoga, kader dan pengurus PAN dari pusat sampai daerah tetap solid, kompak, berkomitmen, dan militan sebagai pejuang partai.
"Tidak ada anggota legislatif dan eksekutif PAN yang menyatakan keluar dari PAN. Karena kader PAN itu rasional dan berakal sehat sehingga mereka secara obyektif dapat menilai dengan benar tentang masa depan politiknya," paparnya.
Jika ada mantan anggota PAN yang terlibat di Partai Ummat, kata Yoga, jumlahnya hanya sedikit saja, non signifikan.
Baca juga: Ketua Umum Partai Ummat Tak Lain Menantu Amien Rais Sendiri
PAN, kata dia, sampai saat ini terus menggalang konsolidasi organisasi sampai ke tingkat desa, membantu masyarakat dalam memberantas pandemi COVID-19, menyelenggarakan perkaderan dan melaksanakan program pemenangan pemilu.
Yoga pun mengucapkan selamat datang, ahlan was sahlan, kepada Partai Ummat yang resmi dideklarasikan. "PAN merasa senang hati ada partai politik baru yang didirikan," ujarnya.
Dia berharap kehadiran Partai Ummat dapat meningkatkan kualitas pelembagaan demokrasi di Indonesia. "Praktik demokrasi dapat berjalan dengan baik dan memberikan kontribusi bagi tujuan pembangunan nasional tergantung dari keberadaan partai politiknya," ucap Yoga.
Deklarasi
Tokoh Reformasi 1998 Amien Rais secara resmi mendeklarasikan pendirian Partai Ummat di Yogyakarta, Kamis (29/4/2021) bertepatan pada 17 Ramadhan 1442 Hijriah, demikian informasi dari akun Youtube Amien Rais Official.
"Atas nama para pendiri, para pimpinan, para kader, dan anggota Partai Ummat, pada 17 Ramadhan 1442 Hijriah, bertepatan dengan 29 April 2021 Masehiah, Bismillahirahmanirahim, saya deklarasikan kelahiran Partai Ummat di persada Bumi Pertiwi Indonesia yang kita cintai bersama," tutur Amien Rais sebagaimana dipantau di Jakarta, Kamis.
"Kami Partai Ummat bersama anak bangsa lainnya, Insya Allah, akan bekerja, berjuang, dan berkorban apa saja untuk melawan kezaliman dan menegakkan keadilan," kata Amien Rais yang saat deklarasi mengenakan seragam Partai Ummat.
Saat deklarasi, Partai Ummat turut mengumumkan jajaran pengurus Majelis Syuro dan Dewan Pengurus Pusatnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KKP akan mencabut izin KM Maulana 23 setelah dugaan kekerasan terhadap ABK viral. Kapal membawa 28 ABK dan kini diamankan di Dobo.
Pernikahan di Bantul menurun sejak 2023 hingga 2026. Pendidikan, karier, ekonomi dan pandangan soal rumah tangga menjadi pertimbangan.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja hari ini, Senin 5Oktober 2026, tersedia ke 5 tujuan. Cek jam keberangkatan dan tarif normal Rp80.000.
Joshua Zirkzee mencetak gol penentu kemenangan Belanda 2-1 atas Serbia pada UEFA Nations League di Phillip Stadion, Eindhoven.
Undip dan ITS meraih total empat gelar juara KMHE 2026 di Unej. Simak daftar lengkap pemenang delapan kelas kompetisi.
Manunggal Fair Kulonprogo 2026 digelar tanpa APBD dan melibatkan 125 UMKM lokal. Pengunjung hingga hari ketujuh melampaui 100 ribu orang.