Advertisement
Menteri Nadiem: Belajar Tatap Muka Mulai Juli 2021, tapi Sukarela
Mendikbud Nadiem Makarim bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/2/2020). - ANTARA / Rivan Awal Lingga.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menegaskan bahwa seluruh sekolah ditargetkan telah menyelenggarakan pembelajaran tatap muka pada Juli 2021 atau pada tahun ajaran 2021/2022, tetapi kebijakan tersebut bersifat sukarela bagi orang tua murid.
Artinya, orang tua yang masih belum bersedia jika anaknya masuk sekolah secara tatap muka tetap diizinkan untuk tetap melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ).
Advertisement
“Orang tuanya masih bebas memilih anaknya ikut tatap muka atau di rumah saja lewat PJJ. Itu adalah haknya masing-masing orang tua,” kata Nadiem dalam dialog Persiapan Pembelajaran Tatap Muka, dikutip dari YouTube Kemkominfo, Kamis (1/4/2021).
Namun, mantan bos Gojek ini juga menegaskan bahwa setiap sekolah yang guru-gurunya telah divaksinasi wajib menyelenggarakan pembelajaran tatap muka terbatas.
“Mau dimulai dua kali seminggu, tiga kali seminggu, mau sistem rotasi, silakan,” imbuh Nadiem.
Dalam dialog yang sama, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf menyampaikan bahwa berdasarkan hasil kunjungan kerja ke Kabupaten Bogor, sebanyak 72-85 persen orang tua murid menginginkan pembelajaran tatap muka bagi anak-anaknya.
Kemudian, tercatat sebanyak 250 sekolah bisa disiapkan untuk mulai menyelenggarakan pembelajaran tatap muka.
“Tapi dari 250 diverifikasi lagi hanya 170 sekolah siap. Jadi artinya, tidak semua serta merta harus melakukan tatap muka karena harus melalui data periksa dari Kemendikbud,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Menhub dan Pemda DIY Matangkan Persiapan Angkutan Lebaran 2026
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Kasus TBC Jogja 1.333 Orang, Dinkes Perkuat Skrining Kontak
- Pengaduan Kopdes Merah Putih Kini Bisa Lewat Call Center
- Bupati Bantul Larang Mercon dan Perang Sarung Saat Ramadan
- Dana Desa Rp200 Juta Disiapkan untuk Ketahanan Pangan Tirtohargo
- 34.143 Warga Sleman Keluar dari BPJS Kesehatan, Pemkab Reaktivasi
- SPPG Seyegan Sesuaikan MBG saat Ramadan dan Libur Nasional
- Kunjungan Wisata Bantul Libur Imlek Tembus 30 Ribu Wisatawan
Advertisement
Advertisement







